Pemerintah Kota Makassar
Metropolitan

Pedagang Protes, PT MTIR Tetapkan Harga Lost Terlalu Tinggi



pedagang pasar
Asosiasi Pedagang Pasar Senteral Makassar (APPSM) saat memberikan keterangan di hadapan sejumlah wartawan.

MAKASSAR, INIKATA.com – Asosiasi Pedagang Pasar Senteral Makassar (APPSM) menyayangkan keputusan Walikota Makassar Danny Pomanto terkait dengan pemindahan pedagang basah (sayur, ikan dan makanan) yang akan menempati 800 kios menjelang Bulan Ramadhan di Pasar Sentral (Makassar Mall).

“Kami sangat menyangkan keputusan itu apalagi pemerintah kota Makassar memberikan kewenangan penuh kepada PT MTIR selaku pengelola Makassar Mall ujar Andi Parenrengi, Ketua APPSM, Senin (30/5/16).

Kata dia, jika PT MTIR diberikan kewenangan penuh sama halnya merampas hak pedagang pasalnya pihak MTIR akan seenaknya menetapkan harga lost terlalu tinggi kepada pedagang.

“Harga yang ditetapkan MTIR sekarang ini tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya. Kami menilai harga yang ditawarkan sangat memberatkan para pedagang. Apalagi pedagang sudah tiga kali menjadi korban kebakaran. Jadi pedagang meminta keputusan yang jelas kepada Walikota Makassar.

Adapun yang mengganjal hati ketua APPSM salah satunya soal kelayakan pemindahan dan apakah kios tersebut sudah memiliki SK dan apakah ada biaya administrasi yang dikenakan.
“Kami pertanyaan apakah pemindahan itu sudah ada keputusan dari pemerintah kota Makassar, apakah ada biaya kompensasi yang dikenakan,” tuturnya.

Satu hal yang sangat di sayangkan ketua Umum APPSM atas informasi PT. MTIR yang di lansir salah satu media cetak tentang kesiapan masuknya pengembang menempati kios pasar senteral dengan mengabaikan perjanjian yang akan di kaji belakangan. “Boleh saja, tapi jangan memaksakan biaya dulu pada pedagang”sambung Parenrengi,” cetusnya.

Sementara menurut Ketua Harian APPSM Rustam secara pribadi menyayangkan kebijakan walikota yang akan memasukkan pedagang jelang ramadhan.

 

Penulis: Risman


Iklan Jitu Inikata.com

Berita Terkait

Komentar

To Top