Adu Cerdik Dua Pelatih Lokal di Final Piala Presiden 2017

10 Maret 2017 18:09
CYMERA_20170307_100459

INIKATA – Final Piala Presiden 2017 akan mempertemukan Arema FC dan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Pakansari, Cibinong Bogor, Minggu 12 Maret 2017.

Menembus babak final bagi PBFC ini adalah sejarah baru, mengingat tim ini baru berumur dua tahun. Sementara Arema FC ini adalah langkah yang sungguh luar biasa.

Pertandingan ini diprediksi akan sangat ketat, dua tim ini akan mengeluarkan berbagai strategi untuk menyandang predikat juara Pilpres 2017.

Baca juga: Pelatih PBFC Kantongi Strategi Jitu Kalahkan Arema FC

Namun, tak kala menarik yakni adu kecerdikan dua pelatih lokal yang berbeda kelas. Mengapa demikian, Ricky Nelson ialah wajah baru dikepelatihan Indonesia, sementara Aji Santoso memiliki segudang pengalaman, berbagai klub sudah pernah ia tukangi bahkan tim nasional Indonesia sudah ia tangani.

Sosok Ricky Nelson memang tak ada yang kenal selama ini, akan tetapi pasca membawa PBFC melaju ke final Piala Presiden 2017 dengan mengalahkan Persib Bandung di kandang, membuatnya menjadi terkenal. Ya Ricky Nelson, pelatih muda berusia 36 tahun, kelahiran Kupang 25 Juli 1980 merupakan penggiat sepakbola usia muda.

Sebelum ditunjuk sebagai kepala di tim junior PBFC, Ricky Nelson melatih tim Villa 2000 yang berubah nama menjadi Celebest FC di Divisi Utama. Keberhasilan Ricky Nelson membawa PBFC II ke final Piala Presiden 2017 dengan mengoptimalkan darah-darah muda Kalimantan menjadi prestasi yang patut dibanggakan.

Baca juga: Pusamania Borneo FC Lolos Dramatis ke Final Piala Presiden 2017

Sementara Aji Santoso, Ia adalah mantan pemain Arema Malang, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persema Malang, dan timnas sepak bola Indonesia. Sebagai pemain sepak bola Aji Santoso berposisi sebagai pemain belakang khususnya pada sektor kiri. Aji Santoso yang berposisi sebagai bek kiri dalam bermain juga aktif dalam membantu serangan.

Aji adalah seorang pelatih dari Indonesia, Aji sebelumnya menangani Persebaya Surabaya, Persema Malang dan Persisam Putra Samarinda. Dan kini menangani Arema FC, kini dia berhasil membawa Areme menambus babak puncak Piala Presiden. Kali ini, dua Pelatih ini akan adu strategi dipartai puncak, dan siapa yang memenangkan pertandingan ini.

“Menu latihannya hampir sama. Fokus pada functional training. Karena kami punya sedikit waktu sebelum masuk pada menu pemantapan strategi dan mengasah penyelesaian akhir,” tutur Ricky Nelson.

Berlatih dobel kemarin, skuad Pesut Etam mulai menurunkan tempo latihan hari ini, seluruh pemain tampak komplit termasuk Diego Michiels dan Reinaldo Elias yang sebelumnya absen. Meski hanya berlatih sekali hari ini, jadwal latihan dimajukan lebih cepat. Walhasil, porsi latihan pun tetap sama dan berat.

Tidak ingin berlama-lama, Ricky siap memaksimalkannya dengan pemantapan olah taktik dan strategi. “Kondisi pemain semua bagus. Tinggal memaksimalkan persiapan untuk mengasah strategi tim. Melawan Arema FC, kami siapkan skema yang berbeda. Karena sudah di final,” ungkap Ricky.

Sementara Pelatih Arema FC Aji Santoso mulai mempersiapkan timnya secara penuh sejak Selasa (7/3/2017) di Stadion Gajayana, Malang. “Kami rencananya akan membawa semua pemain ke final. Jadi, semua dipersiapkan,” kata Aji.

Baca juga: Panggung El Loco, Lima Gol di Laga Arema FC Vs Semen Padang

Wajar jika Singo Edan berencana membawa semua pemain. Sebab, ini adalah laga puncak. Disisi lain, tim pelatih bisa leluasa memilih siapa saja yang akan masuk dalam line up final Piala Presiden nanti. “Pertandingan final akan berat. Karena PBFC klub bagus. Mereka bisa menyingkirkan klub kuat lainnya, Persib Bandung,” imbuh dia. (**)

Source: Adu Cerdik Dua Pelatih Lokal di Final Piala Presiden 2017