oleh

Kecewa dengan Sikap Polisi, Laporan Dugaan Penghinaan Wapres JK Dibakar

MAKASSAR, INIKATA.com – Laporan Polisi (LP) dugaan penghinaan dan fitnah kepada Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, H.M Yusuf Kalla terhadap terlapor Adrian Yunus dan Silfester dibakar oleh Korps Telaga Nipah Sulsel dan LMPI Sulsel di Jalan Topaz, Kecamatan Panakukang, kota Makassar, Jumat (18/8/2017).

Aksi pembakaran dilakukan karena Korps Telaga Nipah selaku pelapor kecewa karena tak ditindak lanjuti sejak dilaporkan tiga bulan lalu oleh penyelidik Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya.

“Sebagai asli suku Bugis-Makassar ini sebuah Siri Na Pacce dan tidak akan kami tolerir atas dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Adrian Napitupulu terhadap Wapres yang merupakan orangtua kami. Sampai kapan pun itu mengusik kami suku Bugis-Makassar,” kata ketua harian Korps Telaga Nipah, Andi Jamal Kamaruddin.

Menurutnya, bukti kekecewaan terhadap penegakan hukum oleh Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan terhadap Kepala Negara tidak ditindak lanjuti.

Tak hanya itu Om Betel sapaan akrab Andi Jamal Kamaruddin itu bahkah tak berharap lagi apakah nantinya laporannya kemudian ditindak lanjuti atau tidak. Namun pada intinya Ia kecewa dan tak percaya lagi dengan penegakan hukum yang ada.

Sebelumnya, Korps Telaga Nipah Sulsel melaporkan resmi Adrian Cs ke Polrestabes Makassar atas dugaan penghinaan terhadap Wapres RI Jusuf Kalla tepatnya bulan Mei 2017 lalu.

Namun selang seminggu laporan tersebut dialihkan penanganannya ke Polda Metro Jaya dengan pertimbangan lokus kejadian perkara yang dilaporkan berada wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Lanjut dia, SP2HP dari Polrestabes Makassar menyatakan penyelidikan dialihkan ke Polda Metro Jaya.

“Karena alasan lokasi kejadian perkara di Grand Cipta Taman Mini Marzuki Jakarta. Setelah dialihkan ke Polda Metro Jaya hingga saat ini tak ada lagi kabarnya,”katanya.(**)

Komentar

Topik Terkait