oleh

Tanggapan Kakanwil Kemenag Sulsel Tentang Penggeledahan oleh Penyidik Tipikor Polda

MAKASSAR, INIKATA.com – Kakanwil Kemenag Sulsel, Abd Wahid Tahir mengatakan, kedatangan anggota Ditreskrimsus Polda Sulsel hanya untuk meminta dokumen bukan melakukan penggeledahan.

“Ini bukan penggeledahan sebenarnya tapi pihak penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel hanya meminta dokumen dibutuhkan,” ujar Abd Wahid Tahir, Kamis (24/8/2017).

Terkait dugaan korupsi MAN IC, kata Wahid, beberapa pihak telah diperiksa oleh polisi kecuali dirinya. Menurutnya, kasus tersebut diproses atas laporannya ke Polda Sulsel untuk mencaritahu adanya pelanggaran dalam pembangunan asrama putra-putri Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insani Cendikia yang terletak di Desa Bepunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

“Katanya sudah ada yang diperiksa terkait kasus itu untuk mengklarifikasi seperti PPK, ULP dan rekanan, saya tidak diperiksa. Kasus ini saya sendiri yang laporkan agar dibuka biar ditahu dimana kebocorannya,” jelasnya.

Wahid juga menyebutkan pembangunan asrama putra putri MAN IC itu berlangsung sejak tahun 2015 lalu. Dimana Wahid menambahkan, pembangunan itu menelan anggaran sebanyak 8 Milliar.

Meski demikian, pembangunan tidak dilanjutkan pada 2016 karena dana dari pusat tidak diturunkan lagi. Sementara pada tahun 2017 hanya ada tambahan 5 miliar saja.

“Yang menjadi soal adalah kualitas betonnya. Terkait pembayaran, sudah dilakukan 100 persen ke kontraktornya, tapi pembangunan baru belum rampung atau baru 70 persen saja,”katanya.(**)

Komentar

Topik Terkait