oleh

PLN Tak Becus Terangi Jatim, Penerangan di Madura Tak 24 Jam

SURBAYA, INIKATA.com-Komitmen PLN untuk memberi penerangan selama 24 jam di Jatim terutama di daerah terpencil hanyalah isapan jempol belaka.

Buktinya, di kabupaten Sumenep Madura atau bahkan di seluruh Madura, masyarakat pulau garam tersebut tak pernah menikmati listrik 24 jam. Mereka baru bisa menikmati listrik 24 jam ketila akan ada kunjungan Presiden RI Jokowi ke Sumenep, Madura, Minggu (8/10).

Mantan Walikota Solo itu ke Madura untuk membagikan secara simbolis sertifikat tanah warga yang merupakan program sertifikat massal.

“Listrik padam tidak sehari saja, tetapi tiap hari selama 6 jam. Kadang pagi mati satu jam, siang mati lagi, apalagi malam hari. Warga tidak bisa hidup tenang,” ujar wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar saat dikonfirmasi sedang reses di kabupaten Pamekasan, Madura,Sabtu (7/10/2017).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan selama ini PLN beralasan pemadaman listrik di Madura karena kabel yang ada di dasar laut putus kena jangkar laut. Selain itu, PLN juga beralasan ada kabel yang terkena putung rokok, sehingga terbakar.

“Angka kemiskinan di Madura tidak akan menurun, jika kondisi listrik tidak ada perubahan. Perekonomian warga akan tersendat, bahkan bisa gulung tikar karena tidak ada support energi listrik yang memadai,”tegasnya.(**)

Komentar

Topik Terkait