oleh

Janggal, Polisi Mengaku Sudah Periksa Haeruddin dalam Kasus Kematian Guru SMP Trisakti

MAKASSAR, INIKATA.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini mengaku masih melakukan penyelidikan terkait kasus seorang guru SMP yang didug meninggal karena dibegal di Jalan Yusuf Dg. Ngawing, Sabtu, 14 Oktober 2017 lalu.

“Kita masih lakukan penyelidikan terkait kasus itu, kami juga masih mencari saksi yang ada disekitaran TKP pada saat kejadian,” kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini, AKP Roby Manaungi, Kamis (19/10/2017).

Dalam kasus kematian guru SMP Trisakti, Sitti Hajeraeni, Roby menjelaskan pihaknya juga sudah memeriksa saksi pertama Haeruddin. Dimana Haeruddin adalah orang yang membonceng korban untuk mencari angkutan umum 07.

Sementara keluarga korban, Yayat mengatakan kepergian perempuan berusia 55 tahun itu meninggalkan perih yang mendalam bagi keluarga. Belum lagi empat orang anaknya yang masih ada sekolah di bangku SMA.

Namun kasus kematiannya menjadi janggal.Karena pengakuan saksi berbeda-beda.
“Karena saya ke lokasi kejadian, tukang tambal ban disana bilang tidak ada jabret saat itu,” ungkap Yaya. Dia berharap polisi usut tuntas kasus ini. (**)

Komentar

Topik Terkait