oleh

Marketing Grab Indonesia: Zainuddin Siregar Bukan Mitra Pengemudi Kami

MAKASSAR, INIKATA.com-Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar membantah bahwa Zainuddin Siregar yang diduga merupakan pelaku pelecehan terhadap penumpangnya terhadap seorang sisiwi SMA di Medan pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu merupakan pengemudi Grabcar.

“Berdasarkan hasil investigasi menyeluruh bersama dengan Polrestabes Medan, kami menyatakan bahwa pelaku, yang menggunakan kendaraan Daihatsu Sigra bernomor plat BK 1066 EE tersebut, bukan merupakan mitra pengemudi GrabCar karena tidak pernah terdaftar sebagai mitra pengemudi kami,”ujar Mediko dalam rilis yang diterima Inikata.com, Senin (6/11/2017) malam.

Menurutnya, Grab senantiasa melakukan pemantauan yang ketat dan memastikan tingkat keselamatan yang tinggi bagi para penumpang dan mitra pengemudi . Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas termasuk penangguhan sementara atau pemutusan hubungan kemitraan bagi pengemudi yang telah terbukti melakukan kesalahan.

“Dan menghapusnya secara permanen dari platform kami. Kami memiliki kebijakan zero-tolerance untuk tindak kejahatan dan kesalahan serius yang dilakukan oleh mitra pengemudi kami,”tutur Mediko.

Lebih lanjut Mediko mengatakan, keselamatan merupakan prioritas utama bagi Grab dan merupakan pilar dari seluruh kegiatan operasional serta layanan . Menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman merupakan misi utama perusahaan ini.

“Dan yang kami harapkan juga dipegang teguh oleh para mitra pengemudi kami. Jika rekan-rekan menerima peredaran informasi yang melibatkan mitra pengemudi dan penumpang Grab, kami sarankan untuk selalu mengecek kebenaran informasi tersebut sebelum meneruskannya ke pihak lain dengan meneruskan ke tim Customer Experience kami untuk segera ditindaklanjuti. Layanan konsumen Grab dapat dihubungi 24/7 di +6221 8064 8777 atau support.id@grab.com untuk merespon segala bentuk pertanyaan baik dari penumpang maupun mitra pengemudi,”jelasnya.

Sebeleumnya diberitakan, Seorang driver taksi online Grab harus berurusan dengan polisi lantaran melecehkan penumpangnya.M Zainuddin S nekat menciumi korban di dalam mobil, hingga mengajaknya menginap ke salah satu hotel.Tapi korban yang berstatus siswi SMU di Medan itu berhasil lolos.

Ssiwi berinisial NL itu adalah salah satu murid di Homeschooling milik Kak Seto, di Jl. Tengku Amir Hamzah. Akibat aksi tak terpuji itu, kini M Zainuddin meringkuk di sel Polsek Helvetia.Seperti diceritakan guru NL, Rudi kepada pojoksatu (Jawa Pos Group) ini.Saat itu, NL memesan taksi online Grab. Di perjalanan, di dalam mobil NL mengaku dicium M Zainuddin secara paksa. Bahkan, pelaku sempat hampir membawa NL ke salah satu hotel tak jauh dari sekolahnya. Tapi NL berhasil kabur.Kejadiannya kemarin, Selasa (31/10/). NL mengaku diciumi pelaku, kemudian diajak ke hotel,” kata Rudi, guru korban, Kamis (2/11).

Komentar

Topik Terkait