oleh

Payah, Pemasangan 4 Girder Tol Pasuruan-Probolinggo Oleh PT Waskita Karya Tak Sesuai SOP

SURABAYA,INIKATA.com-Sebuah temuan baru diungkap Dinas Bina Marga Jatim dalam mencari penyebab runtuhnya 4 girder dalam pembangunan jalan nasional tol Pasuruan-Probolinggo oleh PT Waskita Karya.

Dari temuan tersebut, ternyata pemasangan 4 girder yang runtuh dan menyebabkan korban jiwa dan luka-luka berat pada pekerjanya, pemasangannya tak sesuai SOP (Standart Operasional Prosedur).

“Dari temuan tim kami dilapangan ternyata pemasangan tak sesuai SOP sehingga miring dan terguling,”ungkap Kadis Binamarga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi saat dikonfirmasi, Selasa (7/11/2017).

Gatot mengatakan pihaknya menduga dalam pengerjaannya belum menggunakan metode pemasangan yang detail.” Metodenya tidak sesuai dengan kondisi lapangan,”jelasnya.

Ditambahkan oleh Gatot, pihaknya berharap agar dilakukan kajian ulang untuk pengamanan pemasangan girder ulang.

Sementara itu, wakil ketua Komisi D DPRD Jatim, Hammy Wahyunianto mengatakan dengan adanya dugaan unsur kelalaian tersebut pihaknya ingin mendapat penjelasan dari pihak Kementerian PU.

“Kami akan sidak kesana dengan sebelumnya kami surati mereka. Namun, sampai sekarang belum mendapat jawaban dengan dalih masih menunggu proses penyidikan Polda Jatim,”terang politisi asal PKS ini.

Hammy berharap adanya sanksi tegas dari pihak berwajib termasuk pihak kontraktor jika ada ditemukan unsur kelalaian pemasangan girder tersebut.”Bagaimanapun juga telah merengut korban jiwa dan luka-luka berat,”tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (29/10) telah terjadi peristiwa tragis dalam pembangunan jalan nasional tol Pasuruan- Probolinggo. Dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, saat pemasangan 4 girder, ternyata runtuh dan mengakibatkan 1 meninggal dunia dan lainnya luka-luka berat.(**)

Komentar

Topik Terkait