oleh

Perasaan Jokowi Menjelang Pernikahan Kahiyang

INIKATA.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasakan ada perbedaan saat menikahkan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan saat menikahkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka pada 2015 lalu, pernikahan kali ini dinilainya lebih repot.

Hal Ini disampaikan Jokowi disela-sela meninjau kawasan sekitar gedung Graha Saba Buana di Jalan Letjen Suprapto, Senin (6/11/2017) sore.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengatakan, perbedaan ini karena saat menikahkan putranya dia berlaku sebagai pihak laki-laki. Yang mana, untuk menggelar resepsi pernikahan, dirinya hanya mengikuti aturan dari pihak perempuan saja.

“Kalau di Jawa itu kan kalau menikahkan anak laki-laki namanya ngunduh mantu, tetapi kalau menikahkan anak perempuan itu namanya mantu,” terangnya kepada wartawan.

Tetapi, saat ditanya lebih lanjut apa perbedaan antara mantu dan ngunduh mantu, Jokowi tidak menjelaskan lebih lanjut. “Bedanya mantu dan ngunduh mantu,” katanya diikuti tawa sejumlah awak media. Sementara itu, mengenai prosesi ijab qabul, Jokowi akan menikahkan Kahiyang sendiri tanpa diwakilkan.

Ditanya mengenai perasaannya saat putri satu-satunya akan dipersunting Bobby Nasution, Jokowi mengaku biasa saja. Justru Dia meminta semua pihak memberikan doa yang terbaik untuk pernikahan putrinya tersebut.

Agar gelaran resepsi yang diselenggarakan pada Rabu (8/11/2017) mendatang berjalan lancar dan tanpa ada kendala apapun. Untuk itulah Senin (6/11/2017) sore dilaksanakan pengajian wilujengan di rumah. Sedangkan Selasa (7/11) ada acara siraman midodareni.

“Semoga nanti dimudahkan dan lancar semuanya,” tandasnya.(jawapos)

Komentar

Topik Terkait