oleh

Anak Jen Tang Mangkir Dalam Panggilan Penyidik Kejati Sulselbar

MAKASSAR, INIKATA.com – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) batal melakukan pemeriksaan terhadap Joni Aliman, merupakan anak dari tersangka kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, Soedirjo Aliman alias Jen Tang.

Pemeriksaan terhadap anak Jen Tang ini, lantaran sebagai saksi dalam kasus yang telah menjerat bapak kandungnya, sehingga ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar.

“Hari memang di jadwalkan pemanggilannya sebagai saksi kasus ini. Hal itu berdasarkan informasi dadi penyidik,” jelas Salahuddin, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Kejati Sulselbar, Senin (13/11/2017).

Namun, hingga sore tadi, bersangkutan tak kunjung datang penuhi panggilan dari penyidik. “Dia tidak hadir dalam panggilan ini,” bebernya.

Pemanggilan ini, kata Salahuddin rencana untuk dimintai keterangan dalam penyidikan kasus tersebut. Pasalnya, Joni dianggap mengetahui soal pembayadan sewa lahan negara, Rp500 juta.

“Tidak mungkin dia kita panggil sebagai saksi, kalau tidak ada hubungannya dengan perkara ini,” ungkapnya.

Namun hanya saja, Salahuddin enggan merincikan hal itu. Apakah bersangkutan dipanggil sebagai saksi meringankan untuk tersangka atau saksi pemberatan.

Diketahui, tersangka owner PT Jujur Jaya Sakti, Soedirjo Aliman alias Jeng Tang Bin Liem Eng Tek, dan laywer senior Ulil Amri. Jen Tang dan Ulil disebut selalu hadir disemua pertemuan proses sewa lahan.

Proses terjadinya penyewaan lahan negara ini sendiri terjadi dan difasilitasi oleh M Sabri. Dimana, mempertemukan pihak penyewa PT Pelindo dan PT Pembangunan Perumahan (PP) dengan Rusdin dan Jayanti Ramli selaku pengelola tanah garapan.

Bukti keduanya adalah pengelola tanah garapan didasari surat keterangan tanah garapan register nomor 31/BL/IX/2003 yang diketahui oleh Lurah Buloa Ambo Tuwo Rahman dan Camat Tallo AU Gippyng Lantara nomor registrasi 88/07/IX/2003 untuk Rusdin, sementara Jayanti nomor registrasi 30/BL/IX/2003 saksi lurah dan camat nomor registrasi 87/07/IX/2003 dengan luas 39.9 meter persegi.

Dalam pertemuan pertama itu dihadiri Jen Tang selaku pimpinan Rusdin dan Jayanti di PT Jujur Jaya Sakti serta Ulil Amri yang bertindak sebagai kuasa hukum keduanya.(**)

Komentar

Topik Terkait