oleh

Sidang Lanjutan Wakil Ketua DPRD Bantaeng Bakal Memasuki Babak Final

MAKASSAR, INIKATA.com – Sidang lanjutan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng, Alim Bahri merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi dana pelatihan partisipatif bakal memasuki babak final di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), Jl Amanagappa, Makassar.

Kasus ini telah menjalani proses persidangan selama beberapa bulan lamanya. Dalam waktu dekat, Hakim Pengadilan Tipidkor akan memvonis terdakwa, yang juga merupakan Ketua DPC Demokrat Bantaeng.

“Minggu depan, tepatnya, Senin, 20 November 2017, sudah putusan,” sebut Hajar Aswad, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, Selasa (14/11/2017).

Sejak awal proses persidangan ini berjalan hingga menghadirkan sejumlah saksi-saksi. Oleh karena itu, telah menemukan sejumlah fakta-fakta yang cukup untuk menjerat Alim Bahri L Tana.

“Beberapa yang menggambarkan jelas dalam keterangannya, dan itu semua sudah kita masukkan juga sebagai pertimbangan hakim dalam putusan nanti,” ungkap Hajar.

Dia menambahkan, pihaknya optimistia jika dalam putusan nanti, Hakim lebih jeli dalam memberikan vonis kepada, Alim Bahri merupakan terdakwa yang merugikan negara. “Semua tergantung dari hakim. Kita serahkan semuanya saja kepada mereka (hakim),” imbuhnya.

Alim Bahri ditetapkan sebagai terdakwa. Pasalnya, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana pelatihan sebesar Rp129 juta. Selain itu, dituntut pula pidana penjara 2 tahun 6 bulan dengan denda Rp50 juta subsidiair (beban pengganti) 3 bulan kurungan.

Selain itu, Alim sebagai terdakwa dibebankan uang pengganti atas perbuatannya dengan membayar kerugian negara senilai Rp7,357.500. “Apabila tidak mampu membayar, maka diganti kurungan satu bulan penjara,” tambahnya.

Perbuatan terdakwa dalam perkara dinyatakan melanggar pasal 3 jo. Pasal 18 UU korupsi jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 kuhp (sebagaimana dalam dakwaan subsidiair. (**)

Komentar

Topik Terkait