oleh

Diduga Membawa Busur, Arif Diamankan Polisi di hari Anti Korupsi

MAKASSAR, INIKATA.com – Arif pria berusia 17 tahun, asal jalan Mamoa, Kecamatan Temalate terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian setempat lantaran membawa senjata tajam berupa anak panah busur saat peringatan hari anti korupsi di Pertigaan Alauddin Pettarani. Sabtu (9/12/2017) sore.

Melihat tingkah laku Arif yang mencurigakan. Aparat yang sedang berjaga dilokasi langsung menciduknya setelah berupaya mendekati peserta massa aksi.

Arif yang kemudian menggenggam kantong plastik berisikan lem menghampiri peserta aksi sambil menenteng busur, tentu saja Polisi yang sedang bertugas mengawal peserta aksi mencurigai pemuda tersebut.

Didekatinya pemuda itu oleh petugas ia pun mengambil ancang-ancang untuk lari, sehingga petugas sontak menjadi semakin curiga denga pemuda itu. “Wehh kau mau apa.” teriak salah satu petugas.

Saat petugas melemparkan teriakan kepada pemuda itu, ia pun tak berfikir panjang untuk menyelamatkan diri mengarah ke salah satu mini market yang ada disekitar jalan Alauddin yang tepatnya di Pertigaan Alauddin Pettarani. Petugas pun langsung melepaskan tembakan ke arah pemuda itu, Beruntung ia berhasil lolos.

Namun, nasib Arif tidak beruntung akibat jalan dipilihnya itu buntu, sehingga petugas berhasil meringkus pemuda yang dicurigai sebagai Provokator.

Saat diamankan oleh aparat kepolisian yang sedang bertugas. Aparat tak menemukan barang bukti satupun seperti Busur ataupun kantong plastik berisih lem itu. “Dimana kamu sembunyi busur mu.” ucap salah satu petugas yang berhasil menangkap pemuda itu.

Namun pemuda itu tak mengakui sama sekali jika dirinya memang kantongi Busur walaupun dibentak oleh petugas, sehingga pemuda itu langsung di seret kedalam mobil polisi untuk selanjutnya di mintai keterangan di kantor Polrestabes Makassar.

Komentar