oleh

Bisnis Property Diprediksi Bergairah Tahun Depan

MAKASSAR, INIKATA.com – Tahun 2018 dinilai menjadi tahun politik. Pasalnya, Pemilihan Kepala Daerah akan berlangsung di tahun itu. Momentum tersebut diprediksi bisa menumbuhkan investasi dibidang properti, asal kondisi harus tetap kondusif.

Ketua Real Estate Indonesia (REI), Muhammad Sadiq mengatakan, kebutuhan perumahan di Sulsel sangatlah besar. Untuk dari itu, optimistis di tahun 2018 nanti, investasi khususnya di bidang properti semakin menggeliat.

Sadiq menyebutkan, ada beberapa titik daerah tertentu yang sangat membutuhkan rumah. Seperti, di daerah pedesaan. Untuk itu, ia menyarankan agar perlunya kajian secara akademik untuk mengambil data di desa-desa.

“REI dapat membangun bisnis properti disana. Dampaknya, terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Sadiq, Selasa (12/12/2017).

Katanya, saat ini dunia pendidikan ingin membantu REI dalam pengadaan data. “Tentu, ini membantu tumbuhnya bisnis kita,” kata Sadiq.

Menurutnya, perekonomian Sulsel saat ini meningkat. Bahkan, hingga pergantian tahun. Tumbuhnya ekonomi menjadi suatu peluang investasi agar menjadi lebih mudah.

Namun, bagi REI sendiri yang berkecimpung di dunia property membutuhkan data tepat dan pasti, agar tak salah melakukan pembangunan.

“Akhir-akhir ini, banyak perusahaan properti yang membangun perumahan justri ditempat yang sebenarnya sudah tidak butuh perumahan. Namun, sama sekali tidak ada pembangunan disana,” kata Sadiq.

Melihat ketidaktepatan dalam membangun perumahan, sangat berpengaruh pada bisnis properti. Sebab, ketika semua perumahan dibangun di wilayah yang sebenarnya tidak membutuhkan perumahan lagi, beberapa rumah pasti akan kosong, hal itu tentu akan berdampak pada profit pengusaha properti itu sendiri.

“Rumah tidak dihuni otomatis pengusaha tidak berjalan proyeknya. Kalau proyrknya diambil di Bank tentu Non Performing Loan (NPL) meningkat,” jelasnya.

Sementara, Dirut IMB Group, Andi Rahmat Manggabarani mengapresiasi untuk membangun stabilitas ekonomi di Sulsel. Sebab, dari sini setiap pengusaha akan berani berinvestasi dan tentu pertumbuhan ekonomi Sulsel untuk usaha properti sangat terasa.

“Tahun tumbuh 30 persen dibanding tahun lalu. Ini adalah hasil kerja keras Gubernur dalam membangun stabilitas ekonomi, sehingga kita pengusaha menikmati hasil yang baik,” imbuhnya.

Dia menambahkan, melalui pertumbuhan ekonomi Sulsel di bagian properti, juga ikut tumbuh secara terus menerus. Sebab, usaha properti juga menyumbang pertumbuhan ekonomi. Jika usaha properti hadir, pastinya ada 100 bisnis yang ikut tumbuh, karena beberapa usaha kecil dan menengah pasti butuh rumah. “Inilah yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.(**)

Komentar

Topik Terkait