oleh

Serangan Udara Pasukan Raja Salman Tewaskan 11 Warga Yaman

INIKATA.com– Serangan udara oleh koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi di Yaman telah menewaskan 11 warga sipil. Serangan tersebut terjadi setelah pemberontak Houthi yang menembakkan sebuah rudal balistik ke Ibu Kota Riyadh.

Saluran televisi pro-Houthi Al Masirah mengatakan, 11 orang tewas. Termasuk wanita dan anak-anak, dan 19 lainnya luka-luka dalam serangan udara hari Kamis, (21/12/2017) di provinsi Saada di negara yang jauh di utara.

Serangan ini termasuk serangan hari ke sepuluh dari keseluruhan perang. Serangan ini menyebabkan sekitar 10.000 orang tewas dan jutaan orang kelaparan akibat perang.

Pesawat tempur tersebut meluncurkan dua serangan di Old Quarter Saada, kemudian mengebom daerah tersebut karena petugas medis berusaha membantu korban. “Sejauh ini kita belum bisa mencapai daerah tersebut saat jet terbang di atas,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Abdellah al-Ezi seperti dilansir Al-Jazeera, Kamis, (21/12/2017).

Selama 1.000 hari, negara termiskin di dunia Arab itu telah terlibat dalam perang proxy regional. Dengan koalisi pimpinan Saudi berusaha mengusir kekuatan pemberontak Houthi yang didukung oleh saingan mereka, Iran.

Saudi mengintensifkan embargonya ke Yaman pada bulan November, menutup semua pelabuhan darat, laut dan udara setelah pemberontak Houthi melepaskan sebuah rudal balistik ke arah Riyadh.

Seorang analis Yaman dari SOAS, University of London Helen Lackner, mengatakan bahwa tidak mungkin perang yang menghancurkan akan berakhir dalam waktu dekat.

“Kami membaca situasi sekarang, Houthi merasa mereka berada dalam kemenangan beruntun. Menyerang Riyadh hanyalah tanda lain dari perasaan superioritas mereka secara militer,” kata Lackner.(**)

Komentar

Topik Terkait