oleh

Aneh… Sikap Politisi PSI Tak Setuju Geng Motor Penjarah Dipidana

INIKATA.com – Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan aksi geng motor Jepang alias Jembatan Mampang yang menjarah toko pakaian di Depok, Jawa Barat pada (25/12) malam.

Setelah mendapatkan pelaporan atas kejadian itu, kepolisian Resor kota Depok, Jawa Barat langsung bertindak cepat untuk menciduk 26 pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan itu. Keseluruh pelaku tersebut, diketahui masih berumur remaja.

Tiga orang di antaranya ternyata wanita. Mereka diamankan dari dua tempat berbeda. Ketiga wanita itu adalah BL, AF dan YF. Satu dari tiga wanita itu diamankan pada Minggu di kawasan Pancoran Mas, bersama 23 pelaku lainnya di kontrakan dan bengkel. Dua lainnya ditangkap pada Senin (25/12) di kontrakan daerah Pancoran Mas, Depok.

“Ada tiga wanita sudah diamankan. Total seluruh yang diamankan ada 26 orang,” kata Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto, Selasa (26/12).

Menanggapi hal itu, politikus generasi milenial dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany mengatakan, dirinya tidak menyetujui jika seluruh pelaku itu harus diproses secara hukum pidana.

“Kan bisa dihukum melakukan aksi seperti community service di Amerika. Jadi hukuman yang diberikan kepada mereka pun merupakan bentuk pendidikan,” kata Tsamara saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (26/12).

Tsamara menjelaskan, persoalan sosial seperti ini sering kali muncul ketika keadaan biologis dan psikologis anak muda yang agresif gagal dimediasi oleh lingkungannya menjadi sebuah aktifitas kreatif dan positif.

Oleh karenanya, menurut politisi perempuan yang masih betah menjanda ini, kondisi yang terjadai tersebut merupakan bentuk kegagalan mediasi sosial dari lingkungan kepada para generasi milenial.

Untuk itu, Tsamara berharap persoalan ini harus ditekankan pada dimensi sosiologis daripada pendekatan hukuman tindak pidana kriminal semata.

“Ini tanggung jawab semua pihak mulai dari keluarga, lingkungan, penegak hukum, sekolah, swasta, dan lain-lain. Untuk kemudian mengarahkan anak-anak muda kita ke hal-hal positif,” ungkapnya.(inikata/jawapos)

Komentar