oleh

71 Orang Tewas Ketika Saudi Serang Yaman Dalam 48 Jam Terakhir

INIKATA.com – Sedikitnya 71 warga sipil tewas dalam 48 jam terakhir dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Serangan itu ditujukan pada para pemberontak Houthi di Yaman.

Warga setempat mengatakan, beberapa serangan udara menghujani Ibu Kota Sanaa pada Senin pagi, (25/12). Serangan itu menewaskan sedikitnya 11 orang termasuk tiga anak dan dua wanita.

Seorang aktivis pro-Houthi Abdul Malek al-Fadhl mengatakan, dua bangunan di Hay Asr rata oleh tanah, sebuah lingkungan perumahan di sebelah barat Sanaa. Serangan tersebut menargetkan rumah Mohammed al Raimi, seorang pemimpin Houthi.

“Pesawat tempur juga menargetkan mobil Raimi saat ia mencoba melarikan diri,” ujar Fadhl dilansir seperti dilansir Al-Jazeera, Selasa, (26/12).

Perang Yaman (AFP)

Televisi yang dikelola Houthi, Al-Masirah melaporkan, setidaknya delapan warga sipil termasuk dua wanita tewas dalam serangan di Provinsi Hodeidah, 226 km dari Sanaa.

Sementara empat warga sipil tewas dalam serangan di sebuah gedung Pemerintah Provinsi Dhamar.

Kantor berita Saba mengatakan, setidaknya 48 warga sipil, termasuk 11 anak tewas dalam 51 serangan udara di Yaman yang dimulai pada hari Minggu, (24/12).

Saba juga melaporkan, puluhan orang terluka setelah terjadi empat serangan udara yang menargetkan orang-orang yang sedang unjuk rasa di Distrik Arhab terhadap keputusan Donald Trump yang mengakui Yerusalem jadi Ibu Kota Israel. Tidak ada komentar langsung dari Saudi atas serangan ini.

Lebih dari 18 juta warga sipil tinggal di daerah yang dikuasai pemberontak Houthi. Mereka mengalami kekurangan makanan dan perawatan medisnya sangat terbatas. (Jawa Pos)

Komentar