oleh

Salut! Kisah Idil Vian Jalani Hari-hari Sebagai Tukang Jahit Walau Keterbatasan Fisik

PALOPO, INIKATA.com – Meski memiliki keterbatasan pada kaki kiri akibat penyakit kanker tulang yang dideritanya selama bertahun-tahun, hingga berujung pada amputasi. Idil Vian tetap semangat menekuni pekerjaannya sebagai tukang jahit.

Pemuda berusia 27 tahun dari Desa Tirowali. Kecamatan Ponrang. Kabupaten luwu, ini mengadu keberuntungan dan tidak menyurutkan semangatnya untuk berjuang mencari rezeki di kota palopo.

Wali Kota Dani Fatma

Semenjak kehilangan kaki kirinya Idil memilih untuk menekuni profesi sebagai tukang jahit dan permak pakaian. Guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ia kini membuka kios di jalan binturu, tepat depan gudang PT sampoerna. Sebagai tempat usaha jahitannya, yang telah ia tekuni selama tiga tahun.

Idil vian mengatakan, bahwa di tengah keterbatasan fisiknya, tidak lantas membuatnya berputus asa.

“Keterbatasan fisik saya bukan alasan untuk berputus asa, Insya allah tuhan selalu memberikan jalan selama kita masih terus berusaha,” ungkapnya, Kamis (28/12/2017).

Dirinya pun optimis usaha yang dia geluti saat ini bisa menjadi besar, demi kebutuhan hidupnya.

“Saya tetap optimis, dan tidak ingin berputus asa,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait