oleh

Dua Gelandang Bertahan PSM Berebut Posisi Untuk Pemain Utama

MAKASSAR, INIKATA.com – PSM Makassar kali ini membuat ramuan startegi baru untuk menatap Liga Indonesia dan Piala Indonesia, dengan menerapkan permainan kaki ke kaki. Dari strategi tersebut diharuskan untuk memperkuat setiap lini tengahnya.

Musim 2018 PSM Makassar memilki amunisi gelandang yang cukup baik. Termasuk dua gelandang mudanya yakni M Arfan, dan Asnawi Mangkualam Bahar yang saling berganti untuk mengisi gelandang bertahan sebagai penyambung serangan.

Gelandang bertahan merupakan posisi yang tidak begitu dihargai dalam sepakbola, karena kompleksitasnya untuk dikenali secara kasat mata. Padahal memiliki peran yang begitu urgen dalam proses transisi dari menyerang ke bertahan begitupun sebaliknya.

Pada saat pertandingan pra-musim yang dijalani oleh PSM Makassar di Piala Persiden 2018 kontra Persib Bandung, M Arfan dan Asnawi dimainkan secara bersamaan. Tetapi peran Asnawi Mangkualam cukuplah efektif, terlihat dari gol yang tercipta pada menit 70.

“Karakter permainan PSM mulai terlihat pada saat kontra Persib Bandung di Piala Persiden,” kata Mantan pemain PSM Makassar, Faisal Maricar, Sabtu (17/2/2018).

Tetapi pada musim 2017 kemarin, jam terbang M Arfan sebagai gelandang bertahan cukuplah baik. Terlihat pada putaran pertama pemain bernomor 15 ini, mampu menjadi pilihan utama dengan memotong serangan lawan dari tengah lapangan.

Diakhir musim, M Arfan mampu menjadi pemain muda terbaik di tahun 2017 kemarin. Selain itu juga, dirinya langsung dipanggil oleh Luis Mila untuk memperkuat Timnas U23 untuk menggantikan Asnawi Mangkualam.

Baik Asnawi dan Arfan memilki usai yang hanya berbeda setahun, dan kerap bergantian pilihan utama di skuad PSM Makassar. (**)

Komentar

Topik Terkait