oleh

Pemkot Pertegas Larangan Pakui Pohon Oleh Kandidat Gubernur Sulsel dan Walikota Makassar

MAKASSAR, INIKATA.com – Sebagai salah satu daerah yang menggelar pilkada serentak 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meminta kepada penyelenggara pemilu dan seluruh kandidat yang bertarung untuk tidak melakukan penempelan alat peraga kampanye di pohon-pohon dengan cara memaku

Himbauan itu disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Azis Hasan, dia mengatakan bahwa aksi yang dikenal dengan istilah “pakui pohon” itu jelas tidak dibenarkan. Himbauan itu berlaku untuk semua calon baik itu kepada calon gubernur Sulawesi Selatan dan walikota Makassar

“kami sudah sampaikan kepada sekda untuk menyurati semua kandidat terkait himbauan ini, mau kandidat Walikota dan Gubernur. Bukan cuma kepada kandidat tapi juga ke partai-partai pengusung,”kata Azis saat ditemui di Kantor Balaikota Makassar, Kamis (22/02/2018)

sejauh ini, dia mengaku telah melakukan komunikasi ke semua pihak yang terkait. Namun hingga saat ini, beberapa alat peraga partai tetap ada disejumlah lokasi di Makassar

“saya sendiri telah menyampaikan secara persuasif larangan ini, sudah saya surati juga untuk menurunkan alat peraganya. Tapi kalau tidak diindahkan, yah kita harus tegas dengan melakukan pencabutan paksa,”ujarnya

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel, Asmar Exwar, dia mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mengambil sikap terkait hal ini. Larangan memasang alat peraga kampanye di pohon-pohon harus disampaikan kepada seluruh kandidat

“kami berharap, lembaga-lembaga yang terkait bisa berperan aktif menyampaikan larangan ini. Memaku pohon jelas merusak lingkungan sekitar dan tentu mengganggu pemandangan,”tutup Asmar

Komentar

Topik Terkait