oleh

Saling Kejar Dengan Petugas, Pelaku Curat Bersenjata Parang dan Badik Tertangkap

MAKASSAR, INIKATA.com – Spesialis Pencurian dengan pemberatan (Curat), Hamsah alias Bintang (24) warga Jalan Ablam, Kecamatan Makassar, Kota Makassar akhrinya diringkus Tim Resmob Polda Sulsel di Jalan Ance Dg. Oyo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (27/2/2018).

Bintang diamankan berdasarkan tiga laporan polisi dengan nomor LP/20/II/ Samapta/Sek.Polut/Res.Takalar per 11 februari 2018, LP/07/I/2018/Res.Jeneponto/sek.Bangkala dan LP/12/1/2018/Res.Jeneponto/Sek.Tamalatea.

Penangkapan Bintang berawal sekitar pukul 23.00 wita hari, Senin tgl 26 februari 2018. Tim Resmob mendapatkan informasi dari informan bahwa Bintang sedang berada di daerah Ablam.

Akhirnya personil Resmob Polda Sulsel menuju ke lokasi untuk melakukan penangkapan.

Pada saat personil tiba di TKP keberadaan Bintang melarikan diri dengan menggunakan mobil Xenia warna putih.

Tak ingin dikelabui, personil Resmob berusaha menghentikan kendaraan tersebut tetapi Bintang tetap berusaha lari dengan menabrak motor personil hingga terseret 20 meter.

Singkat cerita Bintang berhasil melarikan diri. Tak ingin kehilangan jejak Tim Resmob Polda langsung melakukan pengejaran hingga ke Jalan Ance Dg. Oyo.

Sesampainya di Jalan Ance Dg. Oyo. Bintang pun melarikan diri dengan membawa sajam 1 buah parang dan 1 buah badik.

Pada saat personil Resmob melakukan penyisiran mendapati Bintang mengancam personil dengan sebilah parang.

Tak ingin terburu-buru, pihak Resmob pun melakukan penangkapan terhadap Bintang dengan cara persuasif dan akhirnya diamakan di posko Resmob untuk dilakukan interogasi.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edi Shabara membenarkan penangkapan terhadap pelaku curat yatiu Bintang.

“Pelaku merupakan pencuri yang lintas daerah. Dari hasil pengakuan, Bintang mengaku pernah mencuri di Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Takalar dan Gowa,” ungkapnya.

Pelaku Bintang merupakan spesialis pembobol rumah. “Selanjutnya pelaku Bintang diserahkan ke Polres Takalar untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” jelasnya. (**)

Komentar

Topik Terkait