oleh

Hanya karena ”ML”, Pemuda Ini Kena Tipu Rp 5 Juta

INIKATA.com – Bagi para pecinta game online, sepertinya harus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap segala tindak kejahatan. Jangan sampai kejadian yang menimpa Abianto Dewabrata, 22, ini juga menimpa anda. Gara-gara game mobile legend (ML), dirinya harus kehilangan uang sebesar Rp 5 juta.

Modusnya, pelaku mengundang korban untuk bergabung di grup WhatsApp (WA) untuk kemudian ditawari untuk membeli sebuah akun. Korban pun harus membayar sejumlah uang sebagai ganti akun tersebut. Setelah mengirimkan uang, korban selanjutnya dikeluarkan dari grup WA tersebut.

Abianto menceritakan, dirinya menjadi korban penipuan dengan akun yang mengaku bernama Burr. “Ketika itu, dia menghubungi saya dan menawarkan untuk masuk ke dalam salah satu grup WhatsApp. Ketika itu, dia bilang pengin ngajak main bareng (mabar),” kata dia ketika melakukan laporan di Polres Malang Kota, Rabu (7/3).

Kemudian, sekitar dua pekan lalu, warga Taman Sulfat, Kota Malang tersebut pun langsung tergabung dalam grup. “Ternyata di dalam grup, dia sering menawarkan diamond atau akun lain di grup itu,” kata dia.

Awalnya, Abinanto mengaku tidak tertarik dengan tawaran itu. Namun karena kepepet kebutuhan, dia pun kemudian memutuskan untuk melakukan transaksi. “Saya menghubungi dia. Setelah berbincang, akhirnya sepakat dengan harga Rp 5 juta,” cerita dia.

Setelah berhasil mentransfer uangnya, akun yang sudah berhasil dibeli tersebut tidak kunjung dia terima. Ketika Abinanto berusaha menanyakan, Burr beberapa kali mengelak. “Sejak saat itu, Burr tidak bisa dihubungi lagi. Kalau ada yang berhasil tertipu, dia langsung mengeluarkan orang-orang tersebut dengan alasan bersih-bersih. Baru pagi (7/3) tadi saya di kick (keluarkan) dari grup,” imbuh dia.

Menurut penuturan Abinanto, teman-temannya sesama gamers sudah banyak yang tertipu. Dia mengatakan, di Kota Malang setidaknya ada sekitar 3 orang yang sudah menjadi korban. “Akun yang saya beli itu nantinya bisa dibuat untuk membuat tutorial di Youtube, bisa dapat popularitas dan keuntungan lainnya,” tandas dia.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Sruni Marhaeni mengimbau kepada para masyarakat agar berhati-hati dan tidak melakukan transaksi dengan orang yang tidak dikenal. “Kami akan menindaklanjuti kasus ini,” ujar dia.

(Jawa Pos/Inikata)

Komentar