oleh

Ini Alasan PT LIB Mulai Kick Off di Bulan Maret dan Berakhir Pekan Pertama Desember 2018

JAKARTA, INIKATA.com – Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan mengklaim sudah mempertimbangkan dengan matang terkait kick off liga 1 yang digelar pada tanggal 13 Maret 2018. Kendati, kegiatan ini bertepatan dengan Asian Games 2018.

“Kenapa memilih mulai tanggal 23 Maret dan berakhir 2 Desember 2018, karena mempertimbangkan ada beberapa klub yang berhenti saat Asian Game yang berlangsung. Terlebih lagi, agenda politik di beberapa daerah digelar. Sehingga, faktor keamanan tentu harus dipertimbangkan dengan baik juga,” kata Berlinto, Kamis (8/3/2018).

Katanya, agenda Asian games dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serta hari libur bersama idul fitri, agenda liga I pada tahun ini tidak menampik akan terbilang padat.

“Kalau tidak salah hitung, mulai 23 Maret dan akan berakhir 2 Desember berarti hanya 25 minggu. Artinya, ada 9 pekan jadwal liga 1 padat yang selayaknya hanya 34 minggu. Namun, jadwal untuk selesai 2 Desember itu bisa saja bergeser ke tanggal 6 atau 7 tapi pastinya dalam dekat ini kami akan sampaikan,” urainya.

Selain itu, ia menyebut pendapatan Liga Indonesia baru secara bisnis memang ada peningkatan mulai dari tahun 2017 hingga 2018.

“Memang ada peningkatan tahun ini, tapi pengeluaran juga cukup banyak. Sebab, pada tahun ini juga live lebih besar, ada sekitar 300 lebih dibandingkan 2017 live yang hanya mencapai 267 saja, tentu ini akan lebih menamba cost,” ungkapnya.

Sementara itu, meski tiga TV swasta yang digunakan untuk melakukan siaran langsung. Namun, masih ada beberapa pertandingan belum terkafer keseluruhan terutama liga 2.

“300 live itu belum semunya Live, masih ada pertandingan yang belum tecover secara keseluruhan terutama liga 2. Jadi untuk mensiasati hal tersebut kita masih tetap menonton dengan Live Streaming,” pungkasnya. (**)

Komentar

Topik Terkait