oleh

Ular Piton 2,5 Meter Ditemukan di Sumur Warga Semarang

SEMARANG, INIKATA.com – Warga Wonodri Krajan RT 4, RW 1, Kota Semarang, Jawa Tengah, geger. Mereka menemukan ular piton sepanjang 2,5 meter di dalam sumur warga. Untuk mengangkat ular dari dalam sumur, terpaksa dilakukan oleh komunitas pecinta hewan.

Peristiwa itu bermula ketika seorang warga bernama Anastasya Wahyudina (21), mendengar suara cipakan air dari dalam sumur. Saking kerasnya cipakan air itu, sehingga seperti benda jatuh ke dalam air.

“Saya dengar 2 kali. Saya kira bapak, tak panggil-panggil tidak ada sahutan,” kata Dina di rumahnya, Selasa (20/3).

Dina pun kemudian mendatangi sumur itu. Karena penasaran, dia pun “nglongok” ke dalam sumur. Betapa kagetnya karena di dalam sumur dia melihat ada ular berukuran besar. Ular itu tepat di bibir sumur. Ia pun panik kemudian memberitahu tetangga dan ayahnya yang berada di pasar tidak jauh dari rumah.

Mendengar teriakan Dina, dalam sekejap pun suasana menjadi geger. Warga berdatangan. Namun mereka tidak bisa mengambil tindakan karena takut.

Akhirnya, ada yang memanggil anggota Komunitas Semarangker atau Semarang Angker, sebuah komunitas yang menggilai hal-hal angker. Datanglah Slamet, anggota Semarangker. Slamet memang dikenal sering menolong jika ada binatang liar mengganggu pemukiman warga.

Begitu datang, Slamet langsung menuju sumur. Untuk menangkap ular itu, dia pun turun ke dalam sumur.

Dia mengaku sempat mengalami kesusahan karena tempatnya tersembunyi di dasar sumur. “Seperti ada cekungan di dalamnya, yang sepertinya dibuat oleh ular tersebut. Kayaknya juga ularnya sudah lama di sini, dia mau keluar nyari makan,” jelas Slamet.

Meski begitu dia tak putus asa. Slamet berusaha menangkap ular itu dengan menarik ekornya. Sementara kepalanya masih bersembunyi di dalam cekungan.

Usaha Slamet berhasil. Ular ditarik. Begitu kepala ular keluar dari tempat persembunyiannya, langsung ditangkap dan mulutnya dilakban.

“Tadi lumayan lama juga. Mungkin ada kalau satu jam. Tenaganya luar biasa,” jelas Slamet.

Ular Piton kelaparan itu diukur, panjangnya kurang lebih 2,5 meter. Setelah tenaganya melemah, ular itu dibawa ke markas Komunitas Semarangker, di Jalan WR. Supratman, Ngemplak Simongan, Semarang Barat.

“Kami bawa dulu ke markas, kebetulan kami juga ada komunitas pecinta hewan, untuk selanjutnya mungkin diserahkan ke kebun binatang,” kata Slamet.

Kini warga pun merasa sudah aman. “Kita datang untuk melihat, ternyata ularnya cukup besar,” ujar seorang warga. (**)

Komentar

Topik Terkait