oleh

PSM Makassar: Strategi Baru Sepeninggal Tibo dan Hamka Hamzah

MAKASSAR, INIKATA.com – Musim 2018 ini, PSM Makassar kehilangan sang kapten Hamka Hamzah dan super sub Titus Bonai yang hijrah ke Sriwijaya FC dan Borneo FC. Sehingga pelatih Robert Rene Alberts harus menerapkan strategi baru.

Sejumlah pertandingan uji coba dan kompetisi pra-musim, pelatih asal Belanda terus melakukan percobaan strategi. Salah satunya adalah permainan tanpa penyerang murni yang biasa disebut “The False9”.

“The False 9” ini, dituntut dua sisi sayap dan lini tengah diharuskan mampu bekerja keras untuk membongkar pertahanan lawan. Sedangkan untuk lini belakang tidak dituntut membantu dalam proses serangan, jadi peran Stven Paulle dan Abdul Rahman tak begitu terlihat.

Percobaan The False 9, Dengan Mengandalkan Wiljan Pluim

The False 9 ini diharuskan ada pemain yang mampu bermain sebagai role, yang diperkenalkan oleh Vicente Del Besque yang mampu menjuarai Piala Eropa pada tahun 2012 silam. Dengan mengandalkan Cesh Fabregas berperan role.

Berperan “Role” disetiap pertandingan di musim 2017 kemarin, bukan hal yang sulit dilakukan oleh Wiljan Pluim. Pasalnya skil dalam penguasaan bola yang dimilki oleh pemain asal Belanda ini, sangatlah mengesankan.

Apalagi kabanjiran PSM Makassar diposisi gelandang yang berkualitas, seperti Marc Klok, Asnawi Mabgkualam, Rezky Pellu, Rasyid Bakri, dan M Arfan. Kerap kali bergantian dalam penyusunan strategi false 9 ini.

Selain Wiljan Pluim yang berperan “Role”, ada M Rahmat dan Zulham Zamrun yang akan menusuk dari sisi sayap. Ketika melakukan serangan yang begitu cepat oleh anak-anak PSM Makassar.

Prediksi Formasi PSM Makassar

Berpola sebagai “The False 9”, diharuskan memiliki formasi 4-1-4-1 dengan posisi gelandang yang berperan berbeda-beda. Untuk melakukan serangan serangan yang begitu cepat dari lini tengah dan sayap.

Untuk posisi penjaga gawang, PSM Makassar ada kiper asal Menado yang telah bergabung pada musim 2017 kemarin, ada Rivky Mokodompit. Meski telah mendatangkan Shahar Ginanjar dari Barito Putra.

Ada Steven Paulle, Abdul Rahman, Reva Adi Utama dan sang kapten Zulkifli Syukur, menjadi tembok Rotterdam di ini belakang, yang diharapkan mampu menghalau serangan-serangan lawan.

Dalam konsep False 9 untuk posisi gelandang, memilki tiga peran berbeda. Yakni holding midfilder, Depy-Playingmeker dan gelandang sayap. Untuk peran sebagai holding midfilder, ada nama pemain muda potensial Asnawi Mangkualam yang kerap memotong serangan lawan.

Sedangkan Depy-Playing meker, ada Marc Klok dan Rasyid Bakri yang dapat mengatur alur serangan sekaligus membongkar pertahanan lawan. Kemudian gelandang sayap ada M Rahmat dan Zulham Zamrun yang mampu menjadi solusi apabila mendapatkan kebuntuan.

Terakhir ada Wiljan Pluim yang berperan penting dalam strategi false 9 ini, yang berperan sebagai free role yang telah dijelaskan diatas.

Gk: Rivky Mokodompit.

DF: Zulkifli Syukur, Steven Paulle, Abdul Rahman, Reva Adi Utama.

MF: Asnawi Mangkualam, Marc Klok, Rasyid Bakri, M Rahmat dan Zulham Zamrun.

FW: Wiljan Pluim.

Komentar