oleh

278 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar di Sambut Hangat Pemda Takalar

MAKASSAR, INIKATA.com – Sebanyak 278 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 58 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar disambut baik Pemerintah Daerah (Pemda) Takalar pada Kamis kemarin (29/3/2018).

Bupati Takalar yang diwakili oleh Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra Takalar H. Basri Sulaeman, SE. MM, sangat menyambut baik niat suci seluruh civitas Akademika UIN Alauddin Makassar.

“Kami sangat senang kalau Mahasiswa UIN Alauddin ber KKN di Kabupaten Takalar karena Mahasiswa UIN yang sangat pantas menanamkan paradigma ke agamaan kepada masyarakat dan generasi mudah di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Takalar,” kata H. Basri Sulaeman, Senin (2/4/2018)

Selain itu, H. Basri Sulaeman juga memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa KKN, dan juga memberikan sedikit arahan sebelum membuat program kerja di Desa harua memahami terlebih dahulu mengetahui potensi-potensi yang ada di Desa.

“Teruslah menuntut ilmu dan betul-betul belajar agar ilmu yang diperoleh dapat dipraktekkan dilapangan dan yang perlu dipahami sebelum melakukan KKN adalah harus mengetahui potensi-potensi yang ada di daerah dan apa yang perlu dikembangkan dari potensi tersebut,” tendasnya

Dosen Penyelenggara KKN Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Dr.H.A. Marjuni. M.Pd, mengatakan bahwa penyelengaraan KKN merupakan kegiatan rutinitas yang berorientasi pada proses pencarian jati diri dalam menggapai perubahan sosial di masa mendatang, karena kami sangat meyakini bahwa setiap perbaikan pasti memerlukan perubahan dan pengorbanan sekalipun perubahan itu tidak selamanya membawa perbaikan.

“Semangat perubahan yg digagas oleh mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan dilandasi oleh visi misi mulia pusat pengabdian masyarakat untuk menjadikan uin alauddin sebagai kampus peradaban melalui transformasi IPTEK dalam pengembangan capacity building,” ucap Dosen penyelenggara KKN.

Sementara Dosen Pembimbing Drs. H. Andi Ahru Ab Pasinringi, M. Pdi dalam Laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa ini berada di Takalar selama 45 hari yang tersebar di dua Kecamatan yakni Kecamatan Polongbangkeng Utara sebanyak 177 orang dan 99 orang di Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

“Orang yang berilmu adalah orang yang mampu beradaptasi dimanapun berada, orang yang berilmu adalah orang yang mempu mencari jalan keluar dari suatu masalah yang dihadapi dan bentengi diri kalian dengan akhlakul qarimah,” pesan Dosen Pembimbing.(**)

Komentar

Topik Terkait