oleh

Diganjar Kartu Merah Sebabkan Rusuh Laga Arema Vs Persib

INIKATA.com – Laga Arema Fc menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan berakhir rusuh. Pada masa injury time, memicu emosi supporter.

Media Officer Arema FC, Sudarmadji, menuturkan, insiden terjadi saat wasit Handri Kristanto memberikan tambahan waktu 3 menit. Saat laga pekan keempat Liga 1 Gojek 2018 sudah memasuki 90 menit dengan kedudukan imbang 2-2.

Melihat angka tersebut, suporter di tribun sebelah timur turun ke dalam lapangan. Reaksinyan, mendapat hadangan dari match steward (pengaman internal lapangan).

Kedua kubuh ini sempat terjadi baku hantam membuat ingin memperpanjang insiden. Petugas kepolisian akhirnya menembakkan gas air mata ke arah suporter untuk mengendalikan situasi.

Rusuh tak berlangsung lama, ketika polisi menembakkan gas air mata. Situasi kembali reda hingga pengawas pertandingan menghentikan pertandingan. Banyak korban berjatuhan, mereka dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat penambahan waktu, Dedik Setiawan yang dianggap melanggar pemain Persib Bandung, sehingga diganjar hadiah kartu merah.

“Gejala akan adanya reaksi suporter sudah terlihat, ketika Dedik mendapatkan kartu merah. Penonton diduga kesal dengan keputusan wasit dan memicu mereka turun dari tribun,” ujar Sudarmadji, Minggu (15/4/2018).

Dia mengaku akan melaporkan deretan peristiwa secara obyektif kepada penyelenggara liga. Tentunya berbekal dari kronologi serta rekaman video yang dimiliki.

“Kami akan melaporkan seobyektif mungkin atas peristiwa yang terjadi kepada penyelenggara liga,” tegasnya. (***)

Komentar

Topik Terkait