oleh

Penyidik Krimsus Polda Pastikan Penyebar Ujaran Kebencian Dijerat UU ITE

SIDRAP, INIKATA.com — Penyebar ujaran kebencian yang dilakukan salah seorang tim pendukung Paslon Doa-Mu melalui media sosial (Medsos) yang saat ini sudah menjalani pemeriksaan di Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulsel.

Setelah melalui pemeriksaan oleh tim penyidik, Hj Suarti resmi menjadi tahanan Polda Sulsel sejak pagi tadi, Selasa (17/4/2018).

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dihubungi melalui pesan WhatsAp nya, sesaat lalu.

Menurutnya, tersangka Penyebar kebencian melalui Medsos itu, akan dijerat dengan Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (UU-ITE) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang kejahatan Siber (Ciber Crime), dimana dalamnya terdapat tiga pasal terkait.

Pertama, lanjut Kombespol Dicky, mengenai defamation (Pencemaran nama baik), kedua, penodaan agama, dan ketiga adalah ancaman Online.

Ia mengatakan, untuk informasi lengkapnya, Insya Allah, Kamis lusa (19/4/2018) baru akan di sampaikan secara terbuka mengenai pasal yang akan dikenakan kepada tersangka penyebar ujaran kebencian itu.

Komentar

Topik Terkait