oleh

Didiskualifikasi, Tim TP: Kita Jihad Melawan Penzaliman

PAREPARE, INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, mengeluarkan keputusan membatalkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare nomor urut 1 Taufan Pawe-Pangerang Rahim, sebagai peserta Pilkada 2018, Jumat (4/5/2018).

Keputusan itu lahir atas rekomendasi Panwaslu Parepare yang menyatakan Paslon tersebut diduga melanggar aturan Pilkada.

Sebelumnya pihak pelapor dalam hal ini tim paslon nomor urut 2 FAS-Asriadi mempersoalkan kebijakan penyaluran beras rakyat miskin (Raskin) di Parepare. Padahal, itu merupakan kebijakan pemerintah pusat yang diteruskan oleh pemerintah daerah.

Meski keputusan KPU ini berkesan kontroversi, namun pihak tim Taufan Pawe-Pangerang menyatakan siap akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

“Ya, keputusan KPU bukan akhir dari segalanya. Tim hukum kami sudah mengkaji lalu melakukan upaya hukum selanjutnya. Tiga hari kerja setelah putusan itu secara undang-undang kami masih punya kesempatan untuk keberatan atas putusan,” terang Ketua Tim Pemenangan TP-Pangerang, Kaharuddin Kadir.

Keputusan diskualifikasi oleh KPU, kata dia, merupakan proses politik yang harus dijalani.

“Rekomendasi Panwas hingga keputusan KPU adalah proses politik. Nah persoalan yang kami hadapi ini harus berakhir di proses hukum,” tegas Kaharuddin.

Sehingga, lanjut Kaharuddin, pihaknya mengimbau kepada seluruh pendukung termasuk partai pengusung untuk tetap menjaga kesolidan.

“Tetap tenang dan bersabar. Kita dalam jihad memperjuangkan nilai-nilai kebenaran melawan penzaliman,” tandas Kaharuddin. (**)

Komentar