oleh

BI Sulsel Punya Cara Atasi Inflasi Selama Ramadan dan Idul Fitri

MAKASSAR, INIKATA.com – Bank Indonesia mempunyai cara mengatasi tekanan inflasi di bulan Ramadan dan Idul Fitri melalui TPID Sulsel.

Dalam rapat koordinasi yang digelar pada tanggal 7 Mei 2018 lalu, telah menetapkan beberapa kegiatan dan kebijakan pengendalian inflasi.

Sebut saja, melakukan pengendalian inflasi selama bulan Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih memfokuskan pada aspek 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi dan Komunikasi ekspektasi).

Kemudian, mendorong “Gerakan Ingat Sulsel” dengan menghimbau pelaku perdagangan komoditas pangan antar daerah untuk tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan masyarakat Sulsel.

Lalu, melakukan penguatan koordinasi, pengecekan dan sidak ke pasar tradisional dan modern serta gudang distributor maupun pengecer untuk memastikan ketersediaan pasokan serta mencegah praktik illegal.

“Kami menghimbau kepada produsen, distributor dan agen agar tetap mensupply kebutuhan pokok secara kontinyu dengan haega wajar. Disamping itu, juga melakukan pengawasan terhadap penyaluran, ketersediaan dan stabilitas harga BBM, memastikan kewajaran kenaikan tarif angkutan barang maupun penumpang serta melaksanakan operasi pasar dan pasar murah apabila diperlukan,” jelas Bambang Kusmiarso, Kepala Bank Indonesia wilayah Sulsel, Rabu (23/5/2018).

Dengan berbagai upaya pengendalian inflasi tersebut, inflasi Sulsel pada tahun 2018 diperkirakan dapat tetap dijaga dalam kisaran yang ditetapkan 3,5±1%. (**)

Komentar

Topik Terkait