oleh

Pertahankan SK 64, KPU Makassar Kena Pidana?

MAKASSAR, INIKATA.com – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas laporan mengenai tak mengeksekusi putusan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang mengikat itu hanya sebatas pemeriksaan pelanggaran pidana.

“Karena mereka laporkan pidana, kalau misalnya ini bersyarat dan diteruskan pidana kita akan limpahkan ke penyidik,” kata Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi saat ditemui di Kantornya, Jalan A.P Pettarani, Makassar, Rabu (23/5/2018)

Saat ditanya soal keputusan dari pihak Bawaslu itu apakah akan mempengaruhi Surat Keputusan (SK) KPU Makassar nomor 64 yang telah menetapkan hanya satu paslon di Pilwali Makassar. La Ode hanya singkat menjawab.

“Nah itu diluar, kita tidak berandai-andai disitu, karena inikan pidana jadi tidak ada hubungannya,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panwas kota Makassar, Nursari SH mengatakan, untuk segala sesuatu yang ingin dilakukan KPU itu dipersalahkan saja, sebab menurutnya pihaknya akan mengkaji dan intinya Panwas akan memproses KPU Makassar secara kelembagaan.

“Bagi kami soal adanya hal-hal yang ingin dilakukan KPU silahkan, nanti kita akan lihat intinya bagaimana langkah kami dari Panwas secara kelembagaan akan memproses lebih lanjut,” ungkap Nursari saat di kantor Bawaslu Sulsel. (**)

Komentar

Topik Terkait