oleh

Hati-hati, Menyumbang di Masjid Dengan Menyebutkan Nama Paslon Bisa Didiskualifikasi

BANTAENG, INIKATA.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bantaeng, tidak memperbolehkan pasangan calon (Paslon), baik paslon Bupati dan Wakil Bupati, menyumbang di masjid dengan menyebutkan nama paslon dan nomor urut calon.

Ketua Panwaslu Bantaeng, Muh. Saleh, mengatakan bahwa pasangan calon diperbolehkan menyumbang dengan menyebutkan nama pribadi calon, tapi tidak diperbolehkan menyumbang atas nama calon dengan tujuan mempengaruhi jamaah yang hadir dalam masjid agar memilih dirinya.

“Menyebutkan nama pribadi calon itu diperbolehkan, yang dilarang adalah penyebutan sumbangan paslon atas nama ini, dan nomor urut sekian,” ungkapnya dalam Rapat Koordinasi Stakeholder di Rest Area Sasayya Bantaeng pada hari Selasa, (29/5/2018).

Dia menambahkan, bahwa menyumbang seperti itu dapat dikategorikan sebagai Money Politic. Bila ada salah satu paslon yang terdeteksi dan terbukti yang melakukan hal tersebut terancam dipidana dan bahkan diskualifikasi.

“Penyebutan sebagai Paslon atau nomor urut saat menyumbang bisa dikategorikan sebagai Money Politic, yang berimplikasi Pidana bahkan Diskualifikasi jika terbukti dilakukan secara Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM),” pungkasnya. (**)

Komentar

Topik Terkait