oleh

Maksimalkan Pendapatan, Bapenda Makassar Paparkan Sejumlah Strategi

MAKASSAR, INIKATA.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar memaparkan sejumlah strategi yang akan dilakukan untuk memaksimalkan pencapaian pajak sepanjang tahun 2017 mendatang.

Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan mengatakan, pihak Bapenda telah melakukan penandatanganan pakta integritas untuk menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan dapat dipercaya oleh wajib pajak.

“Jadi ke depan saya harap kepada wajib pajak agar tepat waktu dan bayar ke Bapenda bukan ke oknum tertentu,” kata Irwan Adnan, Kamis (22/6/2017).

Selain itu, kata dia, strategi yang dijalankan Bapenda adalah melakukan Restrukturisasi sistem kerja Bapenda, bidang teknis pengelola pajak dan pengawas sehingga tercipta sinergitas dalam akselerasi kinerja.

“Pengelolaan pajak tersebut demi pembangunan Kota Makassar dua kali tambah baik,” tambahnya.

Saat ini, Bapenda Makassar juga telah menunjukkan pencapaian yang baik, Bidang pendataan, ksetiap harinya mencatat hampir 30 wajib pajak baru.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Suwiknyo menjelaskan sebagai gambaran bahwa tahun 2016 Pemkot Makassar melalui Dispenda berhasil memasukkan APBD sebesar Rp870 Miliar.

“Tahun ini kita targetkan pemasukan sekira Rp 1,2 Triliun. Dengan berbagai strategu yang telah kita susun,” ungkap Suwiknyo.

Suwiknyo menjelaskan, salah satu strategi tersebut dengan membentuk inteligen tax police yang bertujuan untuk memantau ketaatan wajib pajak dan konsumen dalam pembayaran pajak. ITP tersebut, sebutnya berfungsi untuk mengetahui jumlah setoran pajak dan pemasukan pajak di kas daerah.

“kami memberlakukan pembayaran pajak secara sistim online melalui apkikasi E-Tax kecuali Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Pajak BPHTB,” bebernya.

Selain itu, Bapenda juga menghadirkan inovasi dengan membentuk Laskar Pajak yang direkrut dari elemen OKP dan Ormas di Kota Makassar, yang bertugas selama 24 Jam dengan sistem shift yang mencatat mendeteksi dan memantau jumlah tamu dan kunjungan serta kesesuaian dengan laporan pajak pelaku usaha.

“Jadi dari semua strategi yang kita bentuk, semua itu bertujuan untuk tingkatkan pendapatan Makassar agar pembangunan di Makassar semakin baik lagi,” tutup Suwiknyo. (**)

Komentar

Topik Terkait