oleh

Begini Kronologi Surat Formulir C1 yang Mengunggulkan Appi-Cicu dan NH-Aziz

MAKASSAR, INIKATA.com – Menjelang pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel, situasi kini mulai memanas. Kali ini, beredar lembar formulir C1 Pigub Sulsel yang telah diisi ditemukan di Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (25/6/2018).

Lembar formulir tersebut ditemukan di 9 TPS yang ada di Kecamatan Bontoala. Dimana, lembar tersebut telah ditandatangani oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan tetapi namanya tidak dicantumkan di dalam surat C1 tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LPM Parang Layang, Natspul Sulaiman kejadian tersebut berawal, Senin (24/6/2018) sekitar pukul 20.00 malam.

“Saya temukan formulir C KWK atau Model C1 kwk itu dirumah salah satu ketua KPPS, Haji Mamur di Jalan Bandang 1 no 14, yang itu waktu dibawa oleh Ketua PPS Kelurahan Parang Layang, Haji Asri,” ungkap Natspul Sulaiman kepada awak media di Kantor Panwaslu Makassar, Selasa (25/6/2018).

Pada saat Natspul Sulaiman menemukan lembaran tersebut diatas meja dirinya langsung mengambil kemudian mengamankannya.

“Saya bertanya kepada saudara Haji Asri, kenapa bisa ada form C1, dia Katakan, bahwa ini hanya simulasi,” bebernya lagi.

“Saya katakan, kalaupun memang simulasi, kenapa memang saudara mengejar Ketua KPPS untuk bertanda tangan, dan alasannya dia mau input ini semua datanya,” tambahnya lagi.

Nasptul Sulaiman pun merasa curiga dan merasa hal tersebut merupakan hal yang sangat berbahaya.

“Ini lebih berbahaya lagi, karena di C1 sudah ada angka-angka, dan di angka-angka itu yang diunggulkan adalah paslon nomor urut 1, baik Wali Kota, maupun Gubernur, jadi untuk pengamannya, saya ambil ini barang,” ujarnya.

Perihal hal tersebut, Natspul Sulaiman pun dipertemukan di Kantor Lurah, hadir saa itu Camat, Kapolsek, dan Panwas Kecamatan.

“Saya katakan secara silaturahmi, tetapi persoalan ini harus lanjut, karena ini merupakan sebuah kekhawatiran bagi saya, bahwa diduga ini dilakukan untuk memenangkan kandidat wali Kota maupun Gubernur,” urainya. (**)

Komentar

Topik Terkait