oleh

Diperiksa Panwaslu, Komisioner KPU Ini Salahkan PPK di Kecamatan ?

MAKASSAR, INIKATA.com – Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Makassar telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan pelanggaran pada pilwali Kota Makassar.

Kali ini Panwaslu Kota Makassar memeriksa Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Divisi Teknis Penyelenggaraan, Abdullah Mansur terkait perbedaan data C1 dengan data yang diupload di Sistem Informasi Perhitungan (Situng) KPU.

Abdullah Mansur menegaskan pihaknya tak ikut bermain dalam kasus temuan perbedaan data C1 yang belakangan ini ribut, yakni adanya perbedaan data C1 dengan data hasil upload via Sistem Informasi Perhitungan (Situng) KPU, yang terjadi di sejumlah TPS di Kecamatan Tamalate.

Menurutnya, pihak KPU, terutama staf dan operator hanya menginput data C1, sesuai yang diterima dari Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Teman-teman itu menginput sesuai dengan data yang mereka terima dari bawah. Data C1 yang discan atau diupload oleh teman-teman berdasarkan apa yang diterima dari PPK,” ungkapnya saat ditemui di kantor Panwaslu Makassar (1/7/2018).

Lebih lanjut kata Abdullah, begitu mereka terima, data langsung diupload di website. Menurutnya, dengan adanya laporan dan temuan terkait perbedaan data C1 tersebut, merupakan bagian dari adanya kontrol masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.

“Begitu kami tampilkan, masyarakat melihat bahwa itu tidak sesuai, maka dilaporkanlah ke Panwas. Itu salah satu bentuk kontrol bagi kami,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nursari mengungkapkan, atas dugaan pelanggaran tersebut maka Panwas kemudian akan melanjutkan pemeriksaan tersebut ke tahapan penyelidikan.

“Pada dasarnya tadi malam kita sudah melakukan rapat dengan gakumdu dan hasilnya kita tingkatkan ke tahapan penyelidikan,” ungkap Nursari. (**)

Komentar