oleh

Perampok Berlagak Polisi Berhasil Bawa Kabur Brangkas Berisi Ratusan Gram Emas

SIDRAP, INIKATA.com – Nasib sial yang dialami pasangan suami istri (Pasutri), H Muh Tang (45) dan Hj Rosita (37) setelah dirampok oleh pelaku yang berlagak petugas polisi.

Kejadian yang tergolong cepat itu, berlangsung dijalan poros Rappang – Pangkajene, tepatnya di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Minggu kemarin (8/7/2018) sekira pukul 15. 00 Wita.

Wali Kota Dani Fatma

Dari kejadian tersebut, Pasutri yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual emas, terpaksa harus dilarikan kerumah sakit karena terluka akibat sabetan benda tajam yang berusaha melakukan perlawanan dari aksi para perampok yang berjumlah empat orang itu.

Menurut penuturan korban H Muh Tang yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Nene’ Mallomo, Pangkajene, Sidrap, Senin (9/7/2018) yang mengalami sejumlah luka sabetan yang digunakan para pelaku mengatakan, diantara 4 pelaku, salah satu diantaranya ada yang bawa senjata api berupa pistol, dan dua lainnya membawa senjata tajam berupa parang panjang.

“Setahu saya, ke empat pelaku tersebut, masing-masing membawa senjata, 1 diantaranya membawa senjata api berupa pistol, dan dua orang membawa senjata tajam dan satu lainnya bertindak selaku sopir dengan kendaraan Toyota jenis Avanza warna hitam yang nomor polisinya tidak sempat dilihat,” ujar H Tang yang turut diamini istrinya, Hj Rosmini.

Adapun kronologis kejadian, korban H. Tang mengaku baru saja pulang menjual dari pasar sentral Rappang, Sidrap bersama istri dan kedua putranya menuju rumah kediamannya di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.

Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba kendaraan yang digunakan korban, langsung dipepet pelaku yang mengaku anggota polisi dengan mendongkan senjata api dan langsung meminta brangkas berisi ratusan gram emas serta tas yang berisi uang tunai.

Namun dari gelagat para perampok yang mengaku petugas polisi mencurigakan, kata H Tang, korban pun melakukan perlawanan dengan menendang pelaku, sehingga uang yang ada diatas terjatuh keselokan dan para pelakupun langsung pergi tinggalkan korban.

“Untungnya saya bersama isteri dan kedua putranya bisa selamat, namun ke empat pelaku berhasil membawa brangkas berisi ratusan gram perhiasan emas,” tutur H Tang.

Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan, melalui Kasat Intelkam Polres Sidrap, AKP Roby A Manaungi, membenarkan adanya kejadian tersebut saat ditemui dikantornya, Senin.

Menurutnya, kasus ini sudah ditangani pihak Polres Sidrap setelah menerima laporan korban dari kasus yang dialaminya dengan motif pencurian dengan kekerasan (Curas).

“Insya Allah, pihaknya akan berupaya untuk mengungkap kasus ini yang sementara didalami, karena tidak ada saksi yang mengetahui nomor plat yang digunakan pelaku dan hanya mengetahui jenis mobil yang digunakan para pelaku,” ujar mantan Wakapolsek Rappocini, Makassar itu. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait