oleh

DKPP Berhentikan 5 Komisioner KPUD Kota Palopo, Ini Alasannya

MAKASSAR, INIKATA.com — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap 5 (lima) komisioner KPU Kota Palopo.

Putusan pemberhentian itu dibacakan dalam sidang DKPP yang disiarkan langsung oleh akun medsos DKPP perihal Pembacaan putusan sesi II di Kantor DKPP RI, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dalam siaran langsung yang tayang di sosial media milik DKPP, tampak putusan dibacakan langsung oleh tiga  Majelis Sidang. Keputusan bernomor 103/DKPP-PKE-VII/2018 itu dibacakan oleh ketua DKPP RI Harjono.

“Memutuskan, satu mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya pemohon, kedua memberikan sanski pemberhentian tetap kepada teradu Haedar Djidar, Syamsu Alam, Faisal, Faisal Mustafa, dan Muhammad Amran, masing-masing anggota KPU Palopo,” tegas Harjono dalam pembacaan.

Dan yang ketiga kata Harjono, memerintahkan KPU Provinsi Sulsel melaksanakan keputusan ini paling lambat 7 hari setelah dibacakan.

“Empat, memerintahkan Bawaslu Sulsel mengawasi pelaksanaan keputusan ini,” sambung Harjono.

Rekomendasi yang dimaksud adalah rekomendasi Panwaslu yang meminta KPU kota Palopo melakukan diskualifikasi terhadap Pasngan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo Judas Amir-Rahmat Bandaso.

Saat itu, Panwaslu berpendapat bahwa Judas-Rahmat telah melakukan pelanggaran penyalahgunaan jabatan dengan melakukan mutasi jabatan. Namun, KPU saat itu memilih tidak melaksanakan rekomendasi tersebut.

Karena keputusan itu, mereka oleh DKPP dinilai telah melanggar sejumlah pasal dalam pedoman etik penyelenggara Pemilu. (Hendrik)

Komentar