oleh

Komisi III DPR RI Reses di Kejati Sulsel, Akbar Faisal Batasi Pertanyaan Wartawan

MAKASSAR, INIKATA.com – Komisi III DPR RI bersama Kepala Kepolisian Daerah, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala BNN dan Kakanwil Kemenkumham menggelar konferensi pers usai Komisi yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan melangsungkan resesnya di provinsi Sulsel, tepatnya di Kantor Kejati, Jalan Urip Sumoharjo, Senin, (30/7/2018)

Kendati begitu, Akbar Faizal yang juga merupakan salah satu anggota Komisi III DPR RI tersebut malah membatasi pertanyaan wartawan dalam konferensi pers tersebut dan mengambil peran sebagai moderator.

“Kita batasi untuk tiga pertanyaan saja yah untuk tiga puluh menit,” ujar Akbar sehingga membuat heran sejumlah wartawan.

Akbar bahkan dengan sengaja, tidak membuka ruang bagi wartawan, yang kala itu hendak menanyakan sejumlah kasus mandek yang ada di Sulsel.

“Harusnyakan ia (Akbar Faizal) jadi narasumber, tapi tiba-tiba malah jadi moderator dan malah membatasi kita wartawan untuk bertanya,” ungkap Rustam, salah satu wartawan media cetak di Makassar.

Kata Rustam, Konferensi pers seharusnya membuka ruang bagi wartawan untuk menggali informasi, apalagi reses ini bagian dari kontrol komisi III DPR RI pada kasus-kasus, khususnya kasus korupsi di Sulsel.

“Tapi yang ada malah dibatasi, sehingga kesannya ada sesuatu yang disembunyikan,” ujarnya.

Rustam sendiri kecewa, lantaran sejauh ini datang dalam konferensi pers tersebut untuk mengejar data terkait kasus SP3 Kejati dan sejumlah kasus lainnya yang ditangani Kepolisian Daerah.(NHN)

Komentar

Topik Terkait