oleh

Kasus Jen Tang, Kajati Sulselbar: Jangan Coba Mangkir Dalam Pemeriksaan

MAKASSAR, INIKATA.com – Kepala Kejati Sulselbar, Tarmizi mengingatkan kembali kepada para saksi-saksi dalam penyidikan jilid 2 kasus dugaan korupsi penyewaan lahan negara Buloa untuk tidak mangkir saat pemeriksaan.

“Pokoknya, sudah diintruksikan kepada penyidik untuk tegas gunakan Pasal 21 UU Tipidkor. Jadi, bagi para saksi untuk jangan mencoba-coba mangkir karena itu bagian dari menghalangi penyidikan,” tegas Tarmizi melalui Salahuddin, Kasi Penkum Kejati Sulselbar via pesan tertulis, Jumat (24/8/2018).

Penyidik Pidsus Kejati Sulselbar melayangkan surat panggilan kepada Ulil Amri dalam kasus dugaan korupsi penyewaan lahan negara Buloa jilid dua.

“Surat panggilannya sudah dilayangkan untuk agenda pemeriksaan pada pekan depan,” katanya pada beberapa waktu yang lalu.

Kuasa Hukum Soedirjo Aliman alias Jentang yang bernama Ulil Amri, kata Salahuddin sangat dibutuhkan keterangannya. Pasalnya, dari beberapa alat bukti menunjukkan keterlibatannya dalam kasus dugaan penyewaan lahan negara yang terletak di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar.

“Kita harap yang bersangkutan proaktif memenuhi panggilannya meski saat ini masih berstatus saksi,” jelas Salahuddin.

Sebelumnya, penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Sulselbar membeberkan beberapa fakta hukum terkait keterlibatan Ulil Amri. Diantaranya, Ulil diduga yang membuat seluruh dokumen perjanjian terkait kegiatan sewa menyewa lahan negara Buloa yang kemudian menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel. Dalam kegiatan tersebut diduga merugikan negara sebesar Rp 500 juta. (Nca)

Komentar