oleh

Karena ini, Suara Jokowi di Sulsel Terancam Menurun

MAKASSAR, INIKATA.com – Jumlah suara pemilih Jokowi di Sulawesi pada Pilpres terancam menurun, jika dibandingkan pada Pilpres 2014. Hal itu disebabkan mantan Walikota Solo itu telah ditinggalkan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai salah satu penentu raihan suara di luar Jawa, khususnya Sulawesi.

Dilansir dari Rmol.com, Minggu (26/8/2018), terkait kekuatan Politik Jokowi – Maruf dan Prabowo – Sandi di Pilpres 2019, CEO ARV Hasanuddin Ali membeberkan, suara Jokowi di Sulawesi ambles jika dibandingkan saat masih bersama JK di Pilpres 2014 lalu, pasca sepeninggal Jusuf Kalla.

“Sepeninggal JK, pemilih Jokowi di Sulawesi berkurang,” ungkap Hasanuddin Ali di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Namun, kata Hasanuddin Ali, hal itu justru berbanding terbalik dengan suara Jokowi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah menggandeng Maruf Amin di Pilpres kali ini.

Hasanuddin menuturkan, suara Jokowi di NTB malah meningkat dibandingkan dengan suara Prabowo di NTB. Padahal pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo berhasil mengungguli Jokowi dalam perolehan suara di NTB.

“Namun menariknya di NTB suara yang seblumnya ke Prabowo, sekarang lebih ke Jokowi,” imbuhnya.

Riset yang digelar selama 6 hari sejak 12 – 18 Agustus 2018 secara nasional ini menggambarkan, jika basis Jokowi – Maruf Amin ada di Pulau Jawa dalam persentase sekitar 61.7 persen. (Nhn)

Komentar

Topik Terkait