oleh

Anggota JAD Tembaki Dua Polantas di Cipali Dengan Senjata Milik Brigadir Angga

INIKATA.com Mabes Polri melalui Kadiv Humasnya, Irjen Setyo Wasisto menyatakan penyerangan terhadap dua polantas di Tol Cipali oleh Anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD) menggunakan senjata milik polisi.

Senjata tersebut diketahui merupakan milik anggota Polres Cirebon bernama Brigadir Angga yang pada 20 Agustus lalu dirampas oleh Komlotan JAD, saat Brigadir Angga sedang piket.

“Pistol revolver itu milik anggota Sabhara Polres Cirebon. Setelah merampas, mereka menyerang anggota lagi di tol Cipali,” kata Setyo, Senin (3/9).

Setyo menambahkan, Densus Antiteror 88 Polri menangkap anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial RS, S dan I. Ketiganya merupakan pelaku penyerangan terhadap Ipda Anumerta Dodon dan Aiptu Widi.

Sedangkan empat pelaku lainnya terlibat secara tak langsung dalam aksi penyerangan itu. Ada C, G, KA dan MU yang membantu para pelaku lain melancarkan serangan.

Namun, pelaku berinisial RS dan I terpaksa ditembak mati. Ketika hendak ditangkap di Tegal, Jawa Tengah pagi tadi, RS dan I mencoba melawan petugas.

Polisi menyita barang bukti seperti satu buah senjata api revolver, satu buah peluru, empat selongsong kaliber 38 milimeter, serta dua senjata tajam yang digunakan menyerang anggota Sabhara Polres Cirebon. Barang bukti lainnya adalah dua sepeda motor dan jaket yang digunakan saat menyerang polantas di Cipali. (**/Jpnn)

Komentar