oleh

Pengusaha Tambang Tak Kantongi Izin Harus Dihentikan, Ini Penegasan Kapolres Sidrap

SIDRAP, INIKATA.com – Maraknya aktivitas tambang yang dilakukan sejumlah masyarakat dari tiga kecamatan diwilayah timur Sidrap, akhir-akhir ini menjadi persoalan pelik yang harus mendapat perhatian instansi terkait dan petugas keamanan, Kamis, (06/09)

Pasalnya, sejumlah penambang galian C yang beraktivitas di jalur sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, dikhawatirkan akan merusak lingkungan yang sewaktu-waktu dapat mengancam jiwa dan kehidupan manusia akibat terjadinya eksploitasi.

Menyikapi masalah ini, Kapolres Sidrap, yang difasilitasi Kasat Intelkam Polres Sidrap memanggil sejumlah pihak, khususnya bagi pengusaha tambang yang memiliki izin maupun yang tidak memiliki izin dari tiga wilayah kecamatan, yaitu, Pitu Riase, Pitu Riawa dan Dua Pitue untuk membahas masalah ini yang berlangsung di aula Mapolres Sidrap, Rabu kemarin (5/9/2018).

Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan yang ditemui diruang kerjanya mengatakan, dari hasil pertemuan yang digelar kemarin, menyepakati beberapa poin penting untuk dipatuhi dan dilaksanakan secara bersama.

“Poin penting yang disepakati adalah, pelaku tambang galian C yang belum mengantongi izin resmi tidak diperbolehkan lagi melakukan aktivitas penambangan, dan bagi pengusaha yang sudah memiliki ijin, tetap diperbolehkan dengan catatan tidak boleh memperluas lokasi penambangan selain lokasi yang tertera didalam ijin,” ujar Kapolres Ade.

Menurutnya, masalah tersebut langsung dituangkan dalam bentuk kesepakatan MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani masing-masing pihak dan disaksikan Kepala Desa yang berlokasi di daerah tambang galian C ini.

“Ini yang harus kita sikapi dengan tegas. Aktivitas penambangan yang dilakukan dengan tidak terkendali, pasti akan terjadi kerusakan lingkungan. Saya tidak pandang bulu, aturan harus diperlakukan dengan adil. Ada ijin silahkan menambang sesuai lokasi, yang belum punya ijin, silahkan urus,”tegas Ade Indrawan dihadapan pengusaha tambang. (Hasman Hanafi)

Komentar

Topik Terkait