oleh

BPJS Ketenagakerjaan Bersama DPMPTSP Luwu Utara Melakukan Grebek Pasar

INIKATA.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Luwu Utara melaksanakan grebek pasar di pasar Bone-bone, Masamba, Rabu, 3 Oktober 2018.

Kegiatan grebek pasar tersebut untuk mengedukasi pedagang pasar mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dimana pedagang juga mempunyai resiko Kecelakaan Kerja dan Kematian.

Kepala Kantor Cabang Palopo, Hendrayanto mengatakan hanya dengan membayar iuran sebesar Rp 16.800 pedagang sudah terlindungi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) yang termasuk dalam program Bukan Penerima Upah (BPU).

Melalui grebek pasar ini kami berharap pedagang yang ada di pasar Bone-bone untuk segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena resiko akibat pekerjaan tidak ada yang tau kapan terjadi dan dimana terjadi. Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) adalah pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari kegiatan atau usahanya tersebut contoh Tukang Ojek, Supir Angkot, Pedagang, Dokter, Pengacara/Advokat, Artis, dan lain-lain tambah Hendrayanto.

Jumlah pedagang pasar Bone-bobe sekitar 300 pedagang, dalam kegitan grebek sekitar 50 orang pedagang yang langsung mendaftar menjadi peserta dan yang lainnya segera menyusul menjadi peserta.

Program JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Sementara manfaat Jaminan kematian berupa santunan sebesar Rp24 juta serta beasiswa untuk 1 orang anak sebesar Rp12 juta. (rls)

Komentar

Topik Terkait