oleh

Kunjungi Para Pengungsi Korban Gempa, Wali Kota Parepare Beri Tiga Fasilitas Gratis

PAREPARE, INIKATA.com – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengunjungi para korban bencan gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah yang mengungsi dibeberapa posko pengungsian yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Parepare, Sabtu (6/10/2018).

Kunjungan yang dilakukan itu untuk memberi semangat serta langsung bantuan secara simbolis disetiap posko yang tersebar di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Ujung, Bacukiki Barat, Bacukiki dan Kecamatan Soreang.

“Sebagai pemerintah kota, harus mengapresiasi lebih dari pada apa yang telah dilakukan masyarakat Parepare dengan mengumpulkan bantuan untuk korban bencana alam di Palu,” jelasnya Taufan Pawe.

Melalui kunjungannya itu, Taufan Pawe mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare selain mengumpulkan bantuan kepada para korban, kata dia pihaknya juga menyiapakan tiga fasilitas untuk membantu para korban itu.

“Pertama, pemerintah kota harus memantau kondisi kesehatan, kedua memantau persoalan nutrizi maupun gizi para korban, dan ketiga adalah memberikan pendidikan kepada anak-anak yang saat ini tidak sekolah karena mengungsi bersama keluarganya,” sebut Taufan disela-sela kunjungannya.

Untuk memantau situasi kesehatan termasuk sub trauma kejiwaan pasca bencana, kata Taufan, Call Center 112 pemkot Parepare akan terus turun untuk memantau kesehatan mereka setiap hari.

Selanjutnya, untuk anak-anak yang ikut mengungsi dengan orang tuanya dan tidak bisa sekolah, pemkot parepare juga menyiapakan fasilitas agar tetap masuk sekolah.

“Semua anak-anak korban gempang, mulai hari senin nanti, sudah harus dimasukkan ke sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya, dan kami akan siapkan juga fasilitas bus sekolah 1 untuk mengantarnya ke sekolah secara gratis,” papar Taufan Pawe.

Sementara itu, untuk tempat tinggal kalau mereka sepakat, lanjut Taufan lagi, pihaknya menyiapkan gedung yang repsentatif yaitu gedung kuliner untuk ditampung di sana. “Kami berikan tempat tinggal yang tidak seperti mengungsi, di situ ada sarana bermain, dan semuanya cukup mendukung untuk mereka,” terang Taufan Pawe.

Persoalan bencana di Palu, tambah Taufan lagi, bukan hal yang singkat untuk di selesaikan, olehnya itu, bantuan khusus dari pemerintah kota maupun masyarakat dilakukan dengan manajemen yang berkesinambungan.

“Kita terapkan secara managemen penanganannya, luar biasa bantuan masyarakat parepare begitu banyak, dan itu akan disalurkan diatur secara berksinambungan,” jelasnya.

Semenatara, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka yang juga ikut mendampingi Wali Kota Parepare menguraikan, untuk sementara hasil pendataan korban bencana gempa dan tsnunami yang mengungsi di Parepare adalah sebanyak 650 orang, rata-rata yang mengungsi memiliki sanak keluarga dan bahkan ada orang parepare yang lama bermukim di palu pun kembali,

“Pihak kelurahan dan kecamatan akan terus memantau kondisi para pengungsi yang masuk ke wilayahnya masing-masing,” tutur Amarun Agung Hamka. (KLM)

Komentar