oleh

Menkeu Sri Mulyani Akui Sudah Belanjakan Rp 2,1 Triliun untuk Gempa

INIKATA.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku telah membelanjakan anggaran dari cadangan bencana alam dalam APBN 2018 sebesar Rp2,1 triliun, termasuk Rp 683,6 Miliar yang telah diberikan pada Bantuan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) untuk bantuan stimulan 23.105 unit rumah rusak serta bantuan logistik dan oparasi tanggap darurat, Senin (08/10)

Sri Mulyani juga telah menyalurkan Rp711 miliar untuk lima kementerian guna menangani dampak bencana alam. Kelima kementerian tersebut, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian ESDM.

“Saat ini Kemenkeu dan BNPB juga sedang menyelesaikan penganggaran untuk bantuan stimulan perbaikan rumah tahap II untuk 19.112 rumah,” jelasnya kemarin.

Ia menekankan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Anggaran bantuan yang diberikan pemerintah tak hanya mencakup bantuan logistik dan tanggap darurat, tetapi juga perbaikan rumah serta uang jaminan hidup bagi para warga terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sri Mulyani juga sebelumnya mengaku telah mencairkan anggaran sebesar Rp560 miliar untuk penanganan gempa dan tsunami di Donggala dan Palu.

Agustus kemarin, gempa mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dimulai dari 6,4 skala Richter pada 29 Juli 2018 dan diikuti 524 gempa susulan. Sebulan kemudian, gempa berkekuatan 7,4 skala Richter di susul tsunami memporak-porandakan Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. (**)

Komentar

Topik Terkait