oleh

Beda Sikap Bamsoet dan Fahri Soal Peluru Nyasar

INIKATA.com Jika Ketua DPR RI, Bambang Susatyo dari Golkar menganggap peluru nyasar yang bertandang ke salah satu ruangan politisi Gerindra adalah peluru orang perbakin, yang terjadi secara tidak sengaja, Wakilnya, Fahri Hamzah justru merasa yakin peluru tersebut tidaklah datang tanpa sesuatu, Rabu (17/10)

Bahkan Fahri mengaku tidak habis pikir dengan hasil penelusuran Polri bahwa peluru yang nyasar ke ruang kerja anggota DPR di gedung Nusantara I.

Menurut Fahri tidak masuk akal jika peluru tersebut berasal dari lapangan tembak Senayan.

“Saya penjelasan ini sangat tidak masuk akal. Masak moncong senjata diarahkan ke gedung DPR,” cetusnya saat diskusi bertema “Regulasi Kepemilikan Senjata, Antara Olahraga dan Petaka,” di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/10) kemarin.

Kejanggalan Fahri dalam hasil penelusuran polisi bertambah saat dirinya mendapat informasi jika senjata yang digunakan untuk latihan bukan standar yang digunakan Perbakin.

“Artinya, anda datang bawa senjata sekelas Bazooka bisa menggunakannya untuk mencelakakan siapapun, termasuk presiden sekalipun,” kata Fahri.

Lebih lanjut Fahri menilai jika merujuk pada penjelasan Polri, maka pihaknya mengusulkan agar lapangan tembak itu dipindahkan ke lokasi lain. Alternatif lain usulnya gedung DPR dipindahkan.

Ia juga meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan berkoordinasi dengan Sekretaris Negara untuk melihat kembali tata kelola kawasan Senayan, termasuk keberadaan Lapangan tembak serta keamanan gedung-gedung di sekitar gedung DPR.

“Paling tidak tempat orang latihan tembak menembak dipindahkan ke tempat yang jauh. Perlu dicatat konsep lapangan tembak tidak¬† bisa di lapangan terbuka,” tutup Fahri. (**/rmol)

Komentar

Topik Terkait