oleh

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Raker KSO Bersama Pemkab Sidrap

INIKATA.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap menyelenggarakan Rapat Kerja Sama Operasional (KSO), Sidrap, Rabu 24 Oktober 2018.

Kegiatan KSO dilaksanakan untuk mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada SKPD dalam rangka keikutsertaan pegawai non-Aparatur Sipil Negara yang berada dalam lingkungan kerjanya.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Hendrayanto mengatakan rapat kerjasama operasional antara BPJS Ketenagakerjaan Pemerintah Kabupaten Sidrap terkait perlindungan terhadap pekerja Non ASN Kabupaten Sidenreng Rappang yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap perlindungan Jaminan Sosial di jajarannya.

“Dengan perlindungan ini, pegawai Non ASN di Kabupaten Sidenreng Rappang akan mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm),” kata Hendrayanto.

Dalam kegiatan tersebut hadir Staf Ahli Bupati, Bidang Pembinaan Kemasyarakatan, A Amir A Wali mengatakan banyak terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan karena bisa bekerja sama dengan kita dalam wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada Non ASN dan Aparat Desa di Sidrap.

Selain Staf ahli bupati hadir pula Asisten Administrasi Umum, Rustan mengatakan mengingat masih banyak pekerja yang belum terlindungi dan belum mendapat hak-haknya yang diatur sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku maka BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang berkomitmen untuk saling mendukung penyelenggaraan program jaminan sosial bagi seluruh pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan santunan kepada Ibu Ramlan yang merupakan Ahli Waris Almarhum Alfian Guntur yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp. 28.023.580,- yang terdiri dari Jaminan Kematian (JKM) Rp. 24.000.000,- dan Jaminan Hari Tua (JHT) Rp. 4.023.580.

Serta penyerahan Santunan kepada ibu Indomasse selaku Ahli Waris Tenaga Kerja Almarhum Baco senilai Rp. 210.498.630,- yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp. 181.540.800 dan Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp. 28.957.830,-.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Manfaat jaminan JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh, santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Manfaat Jaminan kematian berupa santunan sebesar Rp24 juta serta beasiswa untuk 1 orang anak sebesar Rp12 juta.

Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia. (RILIS)

Komentar

Topik Terkait