oleh

Alami Gangguan Jiwa, Seorang Ibu Nekat Bawa Bayinya Nyemplung ke Sumur

INIKATA.com — Entah apa yang ada di benak NM, warga Dusun Naroknok Desa Wanareja Kecamatan Wanareja. Dia tega membawa anak keduanya yang masih berumur 43 hari, masuk ke dalam sumur milik salah satu tetangganya.

Akibatnya, bayi berinisial W itu meninggal dunia. Informasi yang dihimpun Radarmas menyebutkan, NM membawa keluar anak keduanya itu Kamis (8/11) dini hari, sekitar pukul 02.30.

Keluarga baru mengetahui selang setengah jam kemudian. Saat itu sang suami Rusmanto, terbangun dan mendapati istri dan anaknya tidak ada di tempat.

Dia lalu meminta kerabat dan tetangga untuk mencari. Namun baru ditemukan sekitar pukul 11.00 oleh Sigit Rohman. Saat itu, Sigit hendak memperbaiki pompa air yang ada di sumurnya. Dia kaget ketika mendapati NM sedang berpegangan pada pipa dan masih membawa bayinya.

Dia lalu mengabarkan kepada tetangga dan perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Wanareja. Warga lalu berusaha mengevakuasi NM dan bayinya dari dalam sumur. Kondisi NM tampak baik, namun anaknya sudah meninggal dunia.

Warga lalu membawa keduanya ke Puskesmas Wanareja 1 untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Kapolres Cilacap, AKPB Djoko Julianto melalui Kapolsek Wanareja, AKP R Gunung Krido Wahono mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan petugas usai mendapatkan laporan tersebut.

Petugas memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu juga meminta keterangan dari petugas medis di Puskesmas Wanareja 1.

“Ada informasi yang mengatakan kalau saudari NM mengalami gangguan jiwa,” ujar dia didampingi oleh Kanit Reskim Polsek Wanareja, Aiptu HeRu Widi Harsono, Minggu (11/11) kemarin.

Untuk memastikannya, petugas sudah mengirimkan NM ke RS Banyumas untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Hal ini untuk memastikan yang bersangkutan memang mengalami gangguan jiwa.

“Sudah kita kirim ke R) Banyumas. Observasi akan dilakukan selama empat belas hari. Hasilnya seperti apa kita belum tahu,” kata dia. Bayi malang yang meninggal langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, setelah mendapatkan pemeriksaan medis.

Petugas memperkirakan bayi itu meninggal 10 jam sebelum ditemukan, atau saat masih berada di dalam sumur. Informasi lain menyebutkan, NM memang sempat mengalami gangguan jiwa beberapa waktu lalu. Keluarga sempat melakukan upaya pengobatan agar dia bisa kembali sehat secara kejiwaan dan dianggap berhasil.

Setelah itu, dia menikah dengan Rusmanto dan memiliki dua anak. Anak pertama sudah berumur sekitar 4 tahun. Namun beberapa hari sebelum kejadian tersebut, NM sempat terlihat lebih murung.

(Inikata/FIN)

Komentar

Topik Terkait