oleh

Penyidik Polsek Ngotot Tahan Pria Pengidap Gangguan Jiwa, Ini Kata Dirpropam

INIKATA.com — Dugaan pemaksaan penetapan tersangka pada Muhiddin bin Lamerang, pria paruh baya yang menderita sakit jiwa di Sabangparu oleh penyidik Polsek Sabangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ikut dikomentari Direktur Propam Polda Sulsel, AKBP Hotma Sirait, Jumat (23/11)

Menurutnya dalam penyidikan seseorang calon tersangka tindak pidana yang diduga mengidap gangguan jiwa, seharusnya dilakukan terlebih dahulu pembuktian dengan memanggil ahli, yakni dokter jiwa.

“Jadi penyidik yang harusnya membuktikan apakah calon tersangka benar benar mengidap gangguan jiwa, dengan meminta ke Ahli kejiwaan,” ujarnya.

Sementara itu pada Selasa (20/11) penyidik yang mengaku mengantongi sejumlah bukti menetapkan Muhiddin sebagai tersangka, bahkan hingga saat ini menahannya tanpa diketahui alasan yang jelas dari penahanan tersebut. (**)

Komentar

Topik Terkait