oleh

Mengaspal Bersama Anak Schumacher, Pembalap Indonesia Kembali Dipercaya Prema Racing

INIKATA.com — Pembalap Indonesia, Sean Gelael, kembali berlaga di Formula 2 musim depan. Menariknya, di tim Prema Racing, dia ditemani oleh putra dari legenda Formula 1, Michael Schumacher, yakni Mick. Sean sendiri memang diperpanjang kontraknya di Prema.

Bagi Mick sendiri, ini sekaligus menjadi debut pertama di Formula 2. Pada musim lalu dia menjadi juara Formula 3.

Terkait hal tersebut, Sean mengaku senang dapat dipercaya kembali oleh tim Prema. Dia bahkan mengaku termotivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada musim depan.

“Terima kasih tim Prema dan semua pihak yang memberikan saya kesempatan untuk sekali lagi membalap di Formula 2. Musim depan tentu saya berharap bisa mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari musim ini,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh manajer Prema Racing, Rene Rosin. Dia optimistis Sean dapat meraih hasil yang lebih baik musim depan. Pasalnya menurut penilaiannya, pembalap Indonesia itu memiliki kemampuan untuk menjadi yang terbaik.

“Musim 2018 mungkin bukan balapan yang ideal bagi kami dan Sean. Namun, Sean menunjukkan semangat dan kualitasnya. Musim 2019, kami akan tetap bersama dan mencoba membantu untuk mengerahkan potensi terbaiknya,” ungkapnya.

Sean juga tercatat menjadi pembalap penguji tim Formula 1, Toro Rosso. Jelang menghadapi musim 2019, Sean disibukkan dengan mengikuti serangkaian uji coba mobil tim tersebut di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi.

Dalam tes tersebut dia melahap 150 lap dengan simulasi menggunakan kompon ban yang berbeda. Bahkan dalam tes tersebut dia mampu bersaing dengan pembalap utama Toro Rosso.

Sean mampu membukukan catatan waktu 1 menit 40,435 detik. Sementara dua pembalap Toro Rosso lainnya, Pierre Gasly dan Brendon Hartley masing-masing mencatat waktu 1 menit 40,671 detik dan 1 menit 41,137 detik.

Atas kesuksesan tersebut, Sean turut mendapat pujian dari Principal Tim Toro Rosso, Franz Tost. Dia mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan Sean.

“Cara mengemudi Sean sudah jauh lebih baik ketimbang beberapa tes sebelumnya bersama kami. Data menunjukkan Sean melakukan perbaikan di sisi pengereman. Kami tidak melulu mempertimbangkan catatan waktu karena tes ini lebih fokus pada pengembangan ban,” tukasnya. (**/jpc)

Komentar

Topik Terkait