oleh

Matinya Samsung Galaxy J Saat Samsung Galaxy M Muncul

INIKATA.com – Samsung agaknya benar-benar mempersiapkan perangkat terbarunya, Galaxy M. Bukan isapan jempol belaka, Galaxy M baru-baru ini kedapatan tampil di laman pengujian Geekbench. Hal ini tentu memperkuat rumor soal ‘disuntik matinya’ perangkat ekonomis Galaxy J.

Sebagaimana dikutip dari laman Gizmochina, Sabtu (1/12), soal Galaxy M muncul di laman Geekbench, namun tak lama setelahnya hasil pengujian tersebut dihapus. Dalam sebuah tangkapan layar, terlihat perangkat Galaxy M tersebut tampil dengan nomor model SM-M105F yang selanjutnya disebut Galaxy M10.

Menurut daftar tersebut, smartphone ini memiliki nomor model SM-M105F dan ditenagai prosesor Exynos 7870 dengan kemampuan clock speed hingga 1.59 GHz. Perangkat Samsung ini dikatakan sebagai smartphone entry-level dan mencatat skor sederhana 724 dalam tes single core dan 3637 dalam tes multi-core. Selanjutnya, SM-M105F berjalan pada Android 8.1 Oreo dan didukung dengan RAM 3 GB.

MySmartPrice melaporkan bahwa model Galaxy M akan datang dalam varian ROM 16 GB dan 32 GB. Perangkat ini bisa menjadi pengganti Galaxy J5 dan Galaxy J7. Samsung Galaxy M kabarnya juga akan memiliki fungsi dual-SIM dan ditawarkan dalam warna blue dan dark grey.

Dua smartphone lain dengan nomor model SM-M205F dan SM-M305F dikatakan sedang dalam pengembangan dan dapat dirilis di bawah seri baru dengan nama Galaxy M20 dan M30. Selain itu, SM-M205F bisa saja diluncurkan dalam varian penyimpanan 32 GB dan 64 GB, sedangkan SM-M305F dapat ditawarkan dalam varian penyimpanan internal 64 GB dan 128 GB.

Galaxy M sendiri seperti diberitakan sebelumnya merupakan line-up baru dari gabungan seri Galaxy J, Galaxy C, dan Galaxy On. Lini-lini tersebut merupakan seri smartphone ekonomis Samsung yang saat ini harus berjuang mati-matian menghadapi gempuran vendor Tiongkok. Samsung Galaxy M yang merupakan gabungan dari seri-seri yang disebutkan di atas, kemudian dibuat sebagai upaya Samsung mengimbangi merek-merek Tiongkok yang agresif di segmen menengah ke bawah.

Menyoal segmen smartphone menengah ke bawah dan rumor Galaxy M yang akan menjadi line-up baru menggantikan Galaxy J, Galaxy C, dan Galaxy On, JawaPos.com sempat menanyakan hal tersebut kepada Head of IT and Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.

Sayangnya, dia yang dijumpai awak media usai meluncurkan smartphone dengan empat kamera, Galaxy A9 di Jakarta beberapa waktu lalu mengaku tidak tahu ihwal rumor Galaxy M. “Saya malah baru tahu dengan rumor itu,” ujarnya demikian.

Meski mengaku tidak tahu, Denny menyebut persaingan pasar smartphone di segmen menengah ke bawah memang keras. Namun begitu, dirinya bersama Samsung mengaku tidak takut dengan persaingan pasar smartphone menengah ke bawah yang didominasi merek Tiongkok dan tetap optimistis.

“Kita yakin dan tidak takut itu (persaingan pasar smartphone menengah ke bawah). Kita masih jualan kok yang entry level. Penjualannya tetap bagus walaupun saat ini kami fokus ke segmen menengah ke atas seperti Galaxy A9,” jelasnya. (fajar/inikata)

Komentar

Topik Terkait